Dana TPM Al-Ikhlas Sangat Terbatas dan Mulai Menipis, Kumara Septa Masih Perlukan Bantuan Makanan Setiap Hari
CYBER88 | Tanggamus -- Setelah Viralnya berita anak yatim piatu cacat yang terlantar di pekon purwodadi kecamatan gisting, banyak masyarakat yang berdatangan ingin membantu juga dari pemerintah kabupaten setempat, Alhamdulillah Kumara Septa dapat sedikit terbantu.
"Namun disayangkan kehidupan bukan hanya sewaktu itu saja, Kumara Septa butuh makan setiap hari.
Mirisnya, saat ini tidak ada lagi bantuan dari pemerintah kabupaten setempat dan tidak ada lagi keperdulian dari dinas social. Hal ini di katakan oleh Sri Hartati salah satu relawan dari TPM Al ikhlas yang sampai hari ini masih setia menyambangi dan memberikan makan setiap harinya buat Septa Kumara, yang berdomisili di pekon purwodadi kecamatan gisting kabupaten tanggamus,” Senin (07/12/2020)
Sri Hartati sangat menyayangkan kepada pemerintah kabupaten setempat dan dinas dinas terkait karena tidak lagi perduli dengan nasib si yatim piatu yang cacat dan malang ini.
Hingga ia yang harus merawat dan memberikan makan setiap harinya dengan pendanaan dari TPM Al'ikhlas gisting yang kian hari kian menipis mengingat bukan hanya satu orang yang di asuh oleh TPM Al'ikhlas gisting dan juga belum adanya donatur tetap,"papar sri Hartati.
Sri Hartati sangat mengharapkan kepada pemerintah kabupaten setempat untuk dapat memperhatikan nasib dan kelanjutan hidup Septa Kumara selanjutnya, terutama kepada dinas social.
“Yang kami sudah ajukan proposal sebelumnya namun hingga saat ini belum ada tanggapan apa-apa, mengingat dana di TPM kami sangat terbatas dan mulai menipis,"harap sri. (dilla)


Komentar Via Facebook :