Petani Bernasib Naas Tertimbun Longsor di Kaki Gunung Slamet
CYBER88 | Tegal -- Cuaca yang sangat extrem dengan entensitas hujan yang sangat tinggi mengakibatkan longsor terjadi dikawasan perbukitan Dukuh Mabok,Desa Begawat Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal,Jawa Tengah.Minggu (13/12/2020)
Mengakibatkan seorang petani yang tengah memetik buah waluh tewas setelah tebing setinggi 30 meter longsor.
Untuk diketahui, wilayah Kecamatan Bumijawa yang terletak di kaki Gunung Slamet ini merupakan wilayah rawan longsor saat musim hujan tiba. Puluhan anggota TNI/Polri, Tim SAR gabungan, relawan BPBD dan PMI Kabupaten Tegal melakukan evakuasi korban yang diketahui bernama Sariah (57), warga RT 06 RW 03 Dukuh Mobok, Desa Begawat, Bumijawa, Kabupaten Tegal.
Setelah melakukan evakuasi selama satu setengah, jasad Sariah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Longsor tadi jam 08.00 pagi saat itu korban tengah memetik buah waluh di kebun, tiba-tiba terjadi longsoran tebing setinggi 30 meter menimpa Sariah", kata Hendro Sulistiono , perangkat Desa Begawat, Minggu (13/12/2020).
Menurut Hendro, wilayah Kecamatan Bumijawa dan sekitarnya diguyur hujan deras semalaman sejak Sabtu (12/12/2020) malam hingga pukul 05.00 Minggu (13/12/2020) pagi. Namun saat terjadi longsor cuaca justru terang benderang. "Kemarin malam sampe jam 5 pagi hujan deras, tapi pas longsor terang cuacanya,” katanya.
Ia menambahkan, lonsoran tebing setinggi 30 meter tersebut menimpa areal pertanian warga dibawahnya. Saat kejadian hanya Sariah yang berada dilokasi. Setelah itu, jenazah Sariah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
(EDI SUSANTO)


Komentar Via Facebook :