Setelah 5 Hari DPO, Tersangka W alias Black, Akhirnya Ditangkap Satuan Serse Polres Sumedang
CYBER88 | Sumedang -- Setelah 5 hari masuk catatan Daptar Pencarian Orang (DPO) polres Sumedang Polda Jabar, (W) alias Black akhirnya berhasil ditangkap Satuan Serse Polres Sumedang.
W alias Black setelah kejadian melarikan diri dan sempat singgah di beberapa tempat, diantaranya bojongsoang kabupaten Bandung, Buah Batu kota madya bandung, kab.Subang dan terakhir di tangkap di wilayah wanayasa kabupaten Purwakarta, ungkap Kasubbag Humas Polres Sumedang AKP Dedi, mewakili Kapolres Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto .S.H., S.I.K.,M.P.I.C.T., M.I.S.S., melalui keterangan tertulisnya pada Cyber88.co.id Kamis (21/1/2021).
Lanjutnya, " Kejadian berawal ketika anggota XTC sedang menggalang dana untuk korban Longsor di Jalan Raya Cimanggung Dsn. Manabaya Rt 004 Rw 007 Ds.Sindangpakuon Kec. Cimanggung Kab. Sumedang
Korban tertabrak oleh anggota Brigez yang akan memberikan bantuan korban longsor, dan terjadi kesalah pahaman hingga terjadi penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia, "Tuturnya.
Selanjutnya, "Kejadian tersebut melibatkan beberapa tersangka, diantaranya(A) alias Tile, (D) alias Komeng, (N) alias Ute dan(W) alias Black
Pisau sangkur yang ditancapkan ke arah dada sebelah kiri hingga pisau tertancap di dada dan tidak dicabut, mengakibatkan korban meninggal dunia akibat tusukan pisau tersebut, "Jelasnya.
Atas peristiwa tersebut, "Kapolres
menegaskan agar persoalan ini selesai di ranah hukum. Karena, semua tersangka sudah semuanya di tangkap dan diharapkan jangan sampai ada aksi aksi balasan yang tidak berguna
Kapolres menghimbau, kepada komunitas XTC dan Brigez menjadi elemen masyarakat yang bermampaat ditengah
keadaan saat ini.
Lebih 10 juta orang menganggur, dan dalam keadaan baru selesai melaksanakan evakuasi korban longsor. Jangan sampai kami dikasih beban lagi seperti ini.
Masih banyak hal hal positip lainnya yang masih bisa dilakukan, contohnya membantu kami mangkampanyekan protokol kesehatan maupun progran vaksinasi.
Memberikan contoh kepada elemen masyarakat, bagaimana cara nya melaksanakan protokol kesehatan yang baik, melakukan bhakti sosial yang terdapak pandemi dan panti asuhan
Adanya kejadian ini, merupakan salah satu contoh kalau penggalangan dana dilakukan tanpa terkoordinir dengan baik, karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain, " Pungkasnya. (KIJADUG).


Komentar Via Facebook :