Hanya karena Rebutan Kursi RW di lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kedaleman, Warga di Intervensi

Hanya karena Rebutan Kursi RW di lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kedaleman, Warga di Intervensi

CYBER88 | Cilegon -- Warga Lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber akan menggelar pemilihan ketua Rukun Warga (RW) Besok, Minggu (7/2/2021)   ada dua calon kandidat yang di usungkan yaitu  nomor urut 01 Mahdum Sibli dan nomor urut 02 H. Busro dengan jumlah pemilih 1.800 jiwa lebih.

Sangat disayangkan pada perhelatan tersebut warga di intervensi oleh salah satu pendukung calon ia diharuskan memilih pasangan nomor urut tertentu, seperti di ceritakan ibu Nasuha seorang janda warga setempat ketika membeli gas berukuran 3kg untuk memenuhi kebutuhan masaknya di haruskan memilih pasangan nomor urut 02 yang di ketahui pangkalan gas atas nama H. Rohili ini salah satu pendukung nomor urut 02 yakni H. Busro.

di kalangan warga setempat H. Rohili mengatakan "Kamu harus memilih nomor utrut 02, kalau tidak kamu mulai besok tidak boleh beli gas di sini lagi, politik itu harus kejam" ungkapnya. Ibu Nasuha pun menjawab , Selain dia ada juga warga atau pembeli yang lain nya harus di sumpah agar memilih nomor urut 02. 

"Saya ini janda, saya ini mau beli, masa beli gas aja harus di persulit, Boro - boro mau ngasih sodakoh, mau beli gas saja dipersulit, saya harus menghidupi keluarga sendiri, ngurus anak sendiri, salah saya apa, di situ jelas ada tulisan untuk masyarakat miskin, apakah saya tidak berhak menerima itu, Sementara dia agen masa enggak mau bantu masyarakat" ungkap Nasuha.

Terkait interfensi salah satu pasangan calon ketua RW di lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kedaleman terhadap warga itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibeber Rohimin angkat bicara,' sebaiknya persoalan politik pemilihan ketua RW jangan mengorbankan warga", apalagi sampai mau beli gas saja di interfensi, berikan pendidikan politik yang baik agar tercipta kondusifitas wilayah yang aman, nyaman dan damai, jelasnya.

Pihaknya sudah mencoba menanyakan ke agen gas atas nama  Surya, Agen gas tidak salah hanya saja orang pangkalannya ini yang menyalah gunakan, Apalagi gas ini sifatnya subsidi yang setiap warga negara Indonesia berhak menikmati subsidi yang di berikan pemerintah.

Lanjut Rohimin, amat disayangkan H. Rohili ini kan tokoh setempat yang seharusnya jadi panutan warga kok malah tidak menghargai warga sebagai pembeli di tokonya.

Ia berharap berikanlah pelayanan terbaik untuk masyarakat. Sementara itu, H. Rohili saat di konfirmasi wartawan belum memberikan keterangan atas kejadian tersebut. (Kiky).

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :