SK, Warga Binangun Bantarsari, Ditemukan Tak Bernyawa di Gandrungmangu Cilacap
CYBER88 | Cilacap -- Nasib naas dialami seorang pemuda berinisial SK (31), warga Desa Binangun Kecamatan Bantarsari, Cilacap, Jawa Tengah. Ditemukan sudah tak bernyawa dipingir saluran irigasi tepatnya di area Gandrungmanis Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap, Jumat (12/2/2021),

Mayat SK ditemukan tewas dengan kondisi tanpa baju disaluran irigasi area Gandrungmanis Gandrungmangu Cilacap, Mayat korban ditemukan oleh Haryadi warga Desa Gandrungmanis wetan RT 04 RW 08 Kecamatan Gandrungmangu dan langsung dilaporkan kepada aparat desa.

Saat pertama kali ditemukan warga pada Kondisi mayat (SK) sudah tidak memakai baju dan hanya memakai celana putih dan dari mulut mengeluarkan busa putih.
Menurut Yanto bahwa (SK) meninggal diperkirakan akibat minum racun serangga, karena terlihat dari mulutnya keluar busa putih dan tercium bau obat semprot". Ujar Yanto.

(Muharif Saksi warga Gandrungmanis RT 05 RW 04 Kecamatan Gandrungmangu)
Menurut keterangan Muharif ("Ketika saya akan menyemprot padi ke sawah dengan menggunakan obat insektisida jenis Danke dan Foltus, kemudian datang seorang pemuda yang diketahui sekarang berindisial (SK) berusaha mengambil dan memaksa merebut obat semprot milik saya. Saya tetap mempertahankan dan melarangnya, Namun (SK) merebut dengan memaksa mengambil obat untuk nyemprot padi yaitu insektisida jenis Danke dan Foltus. Ungkap Muharif.
(Warga yang melihat mayat di jalur JLS)
Selang beberapa jam kemudian, banyak warga yang melihat ada korban tergeletak dengan posisi mulut keluar busa di pinggir tanggul saluran Desa Gandrungmanis Kidul,” Pungkasnya.
Penemuan mayat tersebut oleh Babinsa Gandrungmanis Kidul Koramil 10 Gandrungmangu Pelda Kusento selanjutnya dikoordinasikan dengan aparat Kepolisian untuk segera dilakukan indentifikasi lebih lanjut dan diberkoordinasikan dengan Perangkat Desa setempat.

Menurut Hasil penyelidikan sementara dan olah TKP di perkirakan bahwa korban meninggal karena minum racun serangga jenis Dangke dan Foltus, karena terlihat dari posisi mayat (SK) yang mengeluarkan busa putih dan bau obat semprot. Serta diperkuat oleh keterangan saksi Munatif.
(Kades Binangun Mardiono Keluarga Alm SK)
Menurut keterangan Kades Lurah Binangun, Mardiono menerangkan Bahwa "(SK) jam 01:00 Wib, mengedor rumah orangtuanya yang terletak di Dusun Tambakreja Desa Binangun Kecamatan Bantarsari, namun oleh orang tuanya tidak dibuka pintunya, dilanjutkan dengan menggedor rumah tetangganya dan ikut sholat, setelah itu (SK) pergi entah kemana dan sampai akhirnya siang ini ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa" Terang Kades. (IYAN YMBI).


Komentar Via Facebook :