Minim Sentuhan Pemda Kab. Bekasi, Desa Pantai Bahagia "Harapkan Perhatian Lewat Musrembang Desa Bekasi"

Minim Sentuhan Pemda Kab. Bekasi, Desa Pantai Bahagia "Harapkan Perhatian Lewat Musrembang Desa Bekasi"

Cyber88 Bekasi - Maju tidaknya perekonomian suatu daerah tidak terlepas dari bagaimana sisi pembangunan infrastruktur dan jalan sebagai penunjang sarana fasilitas pada daerah tersebut apalagi daerah itu merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan perairan luas yang sarat akan kebutuhan infrastruktur. Sekelas desa Pantai Bahagia yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan teluk Jakarta secara geografis daerah yang sarat akan dampak abrasi Air Laut. lewat musrembang (Kamis 21/11/19). Desa Pantai Bahagia yang sekarang dipimpin oleh Maman Suryaman mengharapkan Perhatian Khusus dari Pemda Kabupaten Bekasi, prioritas utama dalam pembangunan seperti penanganan abrasi air laut yang banyak merugikan masyarakat sebagian besar nelayan dan petani tambak serta pembangunan jalan yang selama ini sangat didambakan masyarakat dari pemerintah daerah. Kepala Desa Pantai Bahagia Maman Suryaman, menceritakan kehidupan masyarakat di daerahnya yang kebanyakan menggantungkan hidup sebagai nelayan dan petani tambak, masalah yang paling serius selama ini adalah dampak dari abrasi yang sering menghantui sebab belum ada penanganan yang sangat serius baik dari perhatian Pemda Kabupaten Bekasi. "Kami setiap tahun selalu memprioritaskan penanganan ini sebagai Prioritas pembangunan serta jalan sebagai sarana perekonomian masyarakat.

Berikut hasil wawancara cyber88news.com dengan kepala desa Pantai Bahagia Maman Suryaman :
"Alhamdulillah Prioritas pembangunan desa kami Pantai Bahagia bertumpu kepada Infrastruktur seperti penanganan abrasi, seperti kita ketahui bersama bahwa dampak dari abrasi ini merupakan kekhawatiran bagi masyarakat desa kami yang sebagian besar menjadi nelayan dan petani tambak setiap abrasi akan berdampak kerugian besar setiap tahunnya kami selalu menjadikan ini prioritas dalam kebutuhan pembangunan desa yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan Teluk Jakarta serta pembangunan infrastruktur jalan sebagai penopang perekonomian masyarakat." Ucapnya (Maman Suryaman) "Secara geografis desa kami berbatasan langsung dengan dua perairan yaitu laut jawa dan teluk jakarta, populasi jumlah penduduk Allhamdulillah ada peningkatan 1.500 jiwa. Luas wilayah 400 Ha, dengan kehidupan masyarakat menjadi nelayan dan petani tambak Semenjak awal kami sangat prihatin tentang perhatian khususnya Pemda Kabupaten Bekasi dalam mengawal pembangunan di desa kami, dari sekian banyak program yang sudah disusun melalui usulan serta keluhan masyarakat tidak sesuai apa yang diharapkan. Mudah-mudahan musrembang tahun ini usulan masyarakat bisa dikabulkan oleh Pemda untuk pembangunan ditahun 2020 nanti. Tapi, tahun ini masyarakat merasa lega adanya pembangunan peluasan dan pengerasan jalan sepanjang tanggul Citarum yang bersumber dari Banprov sepanjang 20 Km.bjadi akses jalan ini salah satu yang diharapkan masyarakat, "Tambahnya. Wartawan Cyber88 menanyakan, apa saja persoalan yang sering dihadapi masyarakat khususnya nelayan dan petani tambak. Maman menjawab "persoalan yang dihadapi masyarakat sangat tidak menentu, tidak seperti kehidupan masyarakat pada umumnya yang tinggal di daerah lain seperti perkotaan ataupun desa yang tidak berbatasan langsung dengan perairan, kehidupan disini bisa tergantung cuaca dan abrasi pasang air laut,ditambah lagi dengan dampak kasus rumpahan minyak milik Pertamina belum lama ini yang mengakibatkan kerugian besar bagi nelayan kita yang tidak bisa melaut.
cyber88news.com- Apa harapan Dari Masyarakat Pantai bahagia Kepada Pemda Kabupaten Bekasi?
"Saya sebagai kepala desa pantai bahagia sangat paham betul apa yang menjadi tumpuan harapan kami,masalah yang sangat rumit menjadi pekerjaan rumah bagi kami dan pemerintah, persoalan abrasi serta infrastruktur jalan, mudah-mudahan dalam pengajuan kami yang akan dikawal oleh kecamatan muara gembong supaya terlaksana ditahun 2020. karena kami sangat mengharapkannya untuk menghidupkan perekonomian masyarakat di desa kami. "Ungkapnya Maman Suryaman. (Safari Bono)

Komentar Via Facebook :