Dua Calon Penumpang Pesawat Terbang Simpan 1 Kg Sabu di Sepatu

Dua Calon Penumpang Pesawat Terbang Simpan 1 Kg Sabu di Sepatu

CYBER88 | Medan - Dua orang calon penumpang pesawat kembali ditangkap di Bandara Kualanamu karena berusaha untuk menyeludupkan sabu-sabu ke dalam pesawat. Jumat, (12/03/21).

Keduanya yakni Aldi Arsyadi (33) warga Dusun Sempurna, Kelurahan Tanjung Minjey, Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur dan Ismail (27) warga Kelurahan Teupin , Kecamatan Saerang, Kabupaten Aceh Utara yang merupakan calon penumpang pesawat Citilink. 

Informasi yang didapat, kedua calon penumpang pesawat itu ditangkap pada Kamis, (11/3/2021) malam sekira pukul 19.10 WIB. Saat itu keduanya menyimpan sabu-sabu yang sudah dibungkus sebanyak 8 kemasan di sepatunya dengan total 1kg Sabu.

"Kita membaca pola tingkah laku (profilling), mulai dari cara mereka berjalan sudah mencurigakan karena jalan jinjit. Kalau sepatunya nggak kebesaran sih, biasa saja. Lebih lanjutnya silahkan bertanya kepada Humas kita ,"ucap Prapto Asisten Manager Avsec Bandara Kualanamu. Jumat, (12/3/21).

Asst. Manager Humas Bandara Kualanamu Novita, menambahkan bahwa pelaku ditangkap saat melewati pintu Security Chek Poin (SCP) Main Entrance 2. Saat itu dilakukan profilling terhadap penumpang yang akan memasuki area terminal keberangkatan. 

"Jalan dan gerak-geriknya mencurigakan sehingga mereka langsung dibawa ke ruang pemeriksaan khusus. Ketika dilakukan pemeriksaan menyeluruh, terdapat didalam sepatu mereka 8 bungkus plastik warna hitam yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu," kata Novita. 

Saat didalami, lanjut Novita ternyata dua orang calon penumpang pesawat tersebut berencana berangkat ke Banjarmasin. Mereka transit dari Jakarta menggunakan pesawat Citilink QG 883.

"Sudah kita serahkan sama pihak kepolisian. Setelah dilakukan pendataan dan penghitungan barang bukti lalu diserahkan kepada pihak Poldasu," kata Novita. 

Kasat Narkoba Polresta Deliserdang, Kompol Ginanjar Fitriadi saat dikonfirmasi membenarkan jika kasus tersebut ditangani oleh Polda Sumut.

"Tersangkanya dibawa ke Polda Sumut  langsung dijemput sama orang Polda malam tadi (Kamis,11 Maret)," kata Ginanjar.
 

Komentar Via Facebook :