Naas!! Tak Bisa Berenang Seorang Anak di Gunungkidul Tenggelam di Genangan Air Calon Embung
CYBER88 | Gunungkidul – Seorang anak ditemukan tewas tenggelam di galian calon embung di Padukuhan Sambirejo Kalurahan Semanu kapanewonan Semanu Kabupaten Gunungkidul, Jumat (2/4/2021) sore.
Ia adalah Diky Kurniawan (13) seorang pelajar asal Padukuhan Nitikakan Barat Kalurahan Semanu Kapanewonan Semanu, Gunungkidul
Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi menuturkan, Diky ditemukan warga yang mencarinya usai teman teman korban berteriak meminta tolong karena korban tenggelam di kubangan galian calon embung Kalurahan Semanu tersebut.
Kata dia, Diky tenggelam usai menceburkan diri ke dalam kubangan ketika bermain di lokasi kejadian.
"Korban tenggelam karena tidak bisa berenang, "ujar Ahmad, Sabtu (3/4/2021) pagi.
Ahmad menyebutkan, Jumat (2/4/2021) sore sekitar pukul 15.00 WIB, korban datang ke galian calon Embung tersebut bersama dengan teman temannya. Mereka memang berniat untuk mandi di kubangan galian.
Korban datang bersama 4 orang teman sepermainannya datang untuk berenang di kubangan air calon embung. Galian calon embung tersebut kebetulan memang ada airnya dengan kedalaman sekitar 5 meter.
Kebetulan dalam dua hari terakhir wilayah Gunungkidul dan sekitarnya dilanda hujan yang cukup lebat sehingga menimbulkan genangan air di galian calon embung Kalurahan setempat.
Kelima bocah tersebut, lanjut Ahmad, tidak mengetahui secara persis karakteristik kubangan dan seberapa dalam kubangan air tersebut. Mereka hanya nekat menceburkan diri ke kubangan air karena ingin berenang. Namun naas, ternyata kubangan air tersebut cukup dalam.
Sesaat setelah sampai di lokasi galian, korban bersama teman temannya langsung melepas baju. Korban adalah orang pertama yang menyeburkan diri ke dalam kubangan air. Namun selang beberapa saat kemudian, korban tak muncul kembali ke permukaan.
"Keempat temannya panik dan berteriak meminta tolong," terang Ahmad.
Seno (40) warga Sambirejo yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian mendengar teriakan tersebut lantas berlari menuju ke lokasi kejadian dan langsung menyeburkan diri ke dalam kubangan air lahan calon embung tersebut. Namun setelah beberapa saat melakukan pencarian, ternyata tubuh korban tak bisa ditemukan.
Seno kemudian memanggil tetangganya yang bernama Agus Wijayanto (30) untuk membantunya melakukan pencarian. Beberapa saat kemudian Agus Wijayanto terpaksa menyelam untuk mencari korban. Dan tak berselang lama, tubuh korban berhasil ditemukan.
"Korban berhasil ditemukan namun sudah dalam kondisi meninggal. Korban ditemukan di dasar kubangan," terangnya.
Kedua orang tersebut dan warga sekitar sebenarnya sudah berusaha membawa korban ke RS Pelita Husada untuk dilakukan pemeriksaan. Namun Setelah dilakukan pemeriksaan, korban benar benar sudah meninggal. Selanjutnya korban diserahkan pada pihak keluarga.
Ahmad menambahkan dari hasil pemeriksaan team medis dari RS Pelita Husada menyebutkan tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga korban meninggal murni kecelakaan. Diduga korban tidak bisa berenang sehingga langsung tenggelam.
"Lokasi calon embung tersebut ada 2 titik yang digali dengan kedalaman -+ 5 Meter sedangkan yang lainya baru digali dengan kedalaman -+ 60 centimeter," ungkapnya.***


Komentar Via Facebook :