Razia Lapas Kelas IIA Rantau Prapat Sita Ponsel dan Sajam

Razia Lapas Kelas IIA Rantau Prapat Sita Ponsel dan Sajam

CYBER88 | Labura - Gabungan dari petugas sipir penjara dipimpin Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas IIA Jayanta, A.Md IP., SH melakukan razia dadakan bersama Satreskoba Polres Labuhan Batu, berhasil menyita ponsel dan sajam dari kamar tahanan para narapidana (napi). Rabu, (07/04/21).

Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Palangka Raya Arip Herdian mengatakan jika selain ponsel petugas juga menyita alat lain berupa kabel dan alat charger baterai ponsel termasuk senjata tajam.

Ia menambahkan jika senjata tajam yang berhasil disita tersebut merupakan senjata yang dibuat sendiri oleh para napi dengan alat yang seadanya. Seperti sendok atau lempengan besi yang dikikir hingga tajam.

"Kami melakukan razia itu dadakan Selasa, 6 April 2021 semalam. Itu juga sebagai tindak lanjut dari informasi adanya kendali sabu dari dalam lapas. Dan kami berhasil mengumpulkan puluhan ponsel milik napi, ada sajamnya juga," ujar Jayanta saat diwawancarai awak media.

Ia menegaskan, setelah menemukan ponsel tersebut, pihaknya meminta para napi untuk menghancurkan ponsel milik mereka tersebut sendiri, sebelum nantinya dimusnahkan dengan cara dibakar ataupun dikubur.

"Kami meminta mereka yang menghancurkan ponsel itu sendiri. Supaya tidak ada sangkaan jika kami akan menggunakan itu untuk kepentingan pribadi. Selanjutnya tentu ponsel itu akan kami musnahkan dengan dibakar ataupun dikubur," tandasnya.

Dari hasil penggeledahan ditemukan 5 unit handphone merek Nokia, 5 buah baterai handphone, 2 kepala charger, 3 buah gunting, 3 buah pisau, 2 buah besi tajam, 3 buah handset, 1 buah kipas angin kecil, 1 buah tali pinggang dan 1 buah besi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, SH, MH menjelaskan kepada wartawan.

"Razia dadakan bersama Kalapas Rantau Prapat merupakan bentuk sinergitas antara Polres Labuhanbatu dengan Lapas Rantau Prapat," imbuhnya.

Dalam menjaga kekondusifan warga binaan di LP dan juga menjaga serta mempersempit peredaran Narkoba diruangan Lapas binaan. (Red/Mail)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait