Satreskoba Polres Muba Berhasil Menggagalkan Peredaran 10 kg Sabu

,
Satreskoba Polres Muba Berhasil Menggagalkan Peredaran 10 kg Sabu

CYBER88 | Sekayu, Muba - Sepuluh (10) kilogram sabu berhasil diamankan Satreskoba Polres Musi Banyuasin, Selasa (06/04/21) dini hari.

Selain mengamankan puluhan kilogram sabu, Satreskoba Polres Muba juga menangkap seorang pria diduga sebagai bandar dengan Indisial ARJ (37) di simpang SPBU C2 Kec. Sungai lilin kab. Musi Banyuasin. Rabu, (07/04/21).

Kapolres Musi Banyuasin Akbp. Erlin Tangjaya,SH,Sik, yang di dampingi Waka polres muba Kompol Irwan Andeta, Kasat Narkoba Akp. JonRoni,SH. saat rilis kasus tersebut, di Polres Musi Banyuasin adalah pengungkapan terbesar yang berhasil oleh Satreskoba Polres Musi Banyuasin.

Pihaknya mendapatkan Informasi bahwa akan terjadi transaksi narkotika di wilayah Musi Banyuasin, kemudian anggota yang dipimpin langsung oleh Kasat narkoba Akp. Jonroni langsung melakukan penyelidikan akan keberadaan pelaku dengan ciri-ciri berambut gondrong menggunakan sepeda motor yang ada didaerah sungai lilin.

Sempat terlihat oleh petugas seseorang dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi, kemudian petugas langsung berusaha menghentikan pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Revo dan pada saat itu pelaku terlihat panik sehingga petugas kita langsung melakukan pengejaran.

Setelah berhasil diamankan kemudian dilakukan pemeriksaan dan ditemukan didalam tas ransel warna hitam yang dibawa pelaku narkotika sebanyak 10 bungkus.

"10 bungkus Narkoba yang dikemas dalam plastic, 5 bungkus merk GUANYINWANG, 3 bungkus merk REFINED chinese tea, dan 2 bungkus merk QING Shan dengan berat 9.975,03 gram," ujarnya.

ARJ ini adalah salah satu jaringan bandar narkoba yang ada di Musi Banyuasin yang berhubungan dengan bandar yang ada diluar Muba dan ia akan mengantarkan barang tersebut ke daerah Babat Toman untuk diedarkan.

"Dari penangkapan ini, kita bisa menyelamatkan setidaknya 40.000 (empat puluh ribu) jiwa dengan asumsi per orang mengkonsumsi 0,25 gram dengan taksiran jika dirupiahkan sebanyak 10 (sepuluh) milyar rupiah," ucapnya.

Lebih lanjut Kapolres Muba, menghimbau kepada segenap masyarakat di Musi Banyuasin jangan segan-segan melaporkan apabila mengetahui adanya transaksi narkotika, silakan menginformasikan ke kepolisian resort Musi Banyuasin untuk  dilakukan penyelidikan dan pengungkapan.

Karena tanpa bantuan dari masyarakat Musi Banyuasin peredaran narkoba ini tidak akan pernah berhenti. 

Kita hanya bisa melakukan penyelidikan secara maksimal apabila didukung oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Musi, Banyuasin.

Lanjut Erlin, yang bersangkutan ini ditangkap dan kita jerat sesuai dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara maksimal hukuman mati ataupun seumur hidup.

Sementara, pelaku Arj, mengatakan dirinya hanya sebatas kurir yang diminta seseorang untuk mengantaskan barang tersebut ke Babat Toman dengan upah Rp. 20 juta dan upahnya diberikan setelah barang sampai dan barang tersebut ia dapat kiriman dari Pekanbaru.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait