Pelaku UMKM di Gisting Tanggamus yang Tak Dapat Bantuan Berharap Instansi Terkait Turun Tangan
CYBER88 | Tanggamus -- Untuk mensejahterakan rakyatnya, Pemerintah melalui kementrian koperasi dan UKM mengeluarkan bantuan kepada usaha kecil menengah (BPUM) yang disalurkan kepada masyarakat pemilik usaha kecil menengah.
Sangat disayangkan bantuan tersebut tidak merata disalurkan kepada masyarakat pemilik UMKM (usaha kecil mikro menengah) karena kurang adanya sosialisasi dari aparat pekon setempat sehingga banyak warga yang protes dan kecewa.
Seperti halnya yang di katakan werlin warga Pekon kuta dalom kecamatan gisting Kabupaten Tanggamus. Dirinya sudah sering kecewa karena setiap ada bantuan hanya diminta kk dan KTP oleh aparat Pekon namun bantuan tak kunjung datang."ungkapnya pada Cyber88.co.id Sabtu (17/04).
"Selama ini saya cuma didata-data aja suruh kumpulin persyaratan tapi gak pernah dapet padahal saya sudah nunggu nunggu buat tambahan modal usaha,tapi gak pernah ada."
"Baru kemarin hari Kamis disuruh bayan nya ke balai desa lagi bawa kk KTP sama matrai 10.000, kalau ini tidak terealisasi lagi berarti memang benar benar pemerintah tidak mempertanggung jawabkan ucapannya, cuma angin surga." Tambahnya.
Ditempat lain ketika di komfirmasi kepala Pekon Kuta dalom Tri Eka menuturkan,"bahwa Pekonnya baru mendapat informasi dari camat tanggal 14 April kemarin dan harus terkumpul berkas tanggal 16, karna Sabtu dan minggu libur, "Tutur eka.
"Sebagaimana tercantum di surat edaran bupati yang di terbitkan tanggal 7 april dan penutupan tgl 20 april, namun baru di terima Pekon tgl 14 sehingga masyarakat banyak yang tidak terdata."
Purwanti camat gisting ketika di hubungi lewat wa mengatakan "sudah kami sampaikan ke pekon Pekon surat edarannya tanggal 12 april kemarin."
"Kalo edarannya ya setelah diterima langsung diteruskan ke pekon. Tapi kalo surat fisik nya dari kecamatan tanggal 12, "jelasnya.
"Setau saya pekon udah ngirim data nya ke kecmatan Hanya tinggal 1 pekon lagi yang blm.
Dan perlu diketahui, kata camat, kami hanya ngusulin masalah nanti dapat atau tidaknya bukan wewenang kami.
"Cuma warga ini selalu menyalahkan nanya nanya ke pekon, Kayak tahun kemarin banyak warga yang ga dapat terus nyalahin pekon, "ucap camat.
"Itulah kami sebagai aparat selalu disalahkan" tambah camat melalui jaringan WhatsApp.
"Kami atas nama masyarakat pekon di kecamatan gisting, sangat mengharapkan sekali kepada dinas terkait terutama dinas perindag, agar memberikan bantuan yang merata kepada kami pemilik usaha kecil-menengah dan mohon agar data yang sudah kami berikan dapat di relisasikan demi kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia, "tutup aswin.(dilla)


Komentar Via Facebook :