Akibat Adanya Aksi Mogok dari Tenaga Kesehatan di RSUD Dumai, Puluhan Pasien Ditelantarkan
CYBER88 | Dumai --- Akibat adanya aksi mogok dari pihak dokter dan perawat, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai pagi ini sempat terabaikan. Selasa, (20/04/21).
Informasi yang berhasil di himpun CYBER88.CO.ID dilapangan menyebutkan bahwa tanpa alasan yang jelas kepada masyarakat, pihak RSUD Kota Dumai menghentikan pelayanan khususnya di bagian Poliklinik.
Sehingga akibat adanya aksi mogok tersebut, puluhan pasien warga kota Dumai terkesan dibiarkan terlantar menahan kesakitan.
Saat media ini mencoba mencari tahu penyebab lumpuh nya pelayanan Poliklinik di RSUD Kota Dumai, tidak membuahkan hasil.
Serta di halang-halangi dan didorong petugas keamanan bahkan ada alat kerja jurnalis media terlihat sempat hendak di rampas oleh petugas keamanan RSUD Dumai.
Mirisnya, dari hasil pantauan dilapangan terlihat sangat menyedihkan dan menyentuh hati, beberapa masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan justru terlihat menangis akibat menahan rasa sakit akibat penyakit yang diderita pasien.
“Ini kan fasilitas pelayanan kesehatan, tapi kami masyarakat yang seharusnya berhak mendapatkan pelayanan dan jaminan pelayanan kesehatan.Namun dibiarkan terlantar seperti ini menahan sakit. Bahkan coba lihat pintu Poliklinik ini di rantai,” ujar salah seorang warga bernama Tumbur, yang mengantarkan istrinya untuk berobat.
Dengan adanya aksi mogok dari pelayanan kesehatan RSUD Dumai ini, ada muncul tudingan dari sejumlah warga bahwa RSUD Kota Dumai dibawah Kepemimpinan dr.Ridho telah mengabaikan amanah UUD 1945.
Acuan tudingan tersebut menurut sumber adalah Pasal 28 H Ayat (1) dan (2) UUD NRI Tahun 1945 yang berbunyi kalau setiap orang berhak mendapatkan dan memperoleh pelayanan kesehatan.
Hingga berita ini diterbitkan belum didapat konfirmasi resmi dari pihak RSUD Dumai.


Komentar Via Facebook :