Anton Charliyan: Aksi Mahasiswa Kali Ini, Ada Penggerak di Belakangnya
"Maraknya aksi demo yang saat ini kita saksikan, bila kita cermati dengan cerdas dan seksama, bisa kita analisis dengan kasat mata, syarat dengan nuansa politik kekuasaan yang tidak terjadi begitu saja, tapi sangat berkaitan erat dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya, dimana setiap moment di tanah air ini digoreng terus tiada henti2nya. Mulai dari Kecurangan KPU, Sidang MK, Panitya Komisioner KPK, Mobnas, OTT Menteri, Isu Papua, Penolakan Ketua KPK, Penolakan Revisi UU KPK, Penolakan revisi KUHP, yang ujung-ujungnya berakhir dengan isu Penolakan Pelantikan Presiden." "Semua itu merupakan cerita Ko Ping Ho berjilid-jilid yang tiada hentinya, dan memang jika kita mau sedikit berpikir rasional, semua ceritra tersebut bersambung satu sama lain, karena pengarang dan sutradaranya adalah kelompok yang sama sebagai kelompok Pembenci Pemerintah dan Jokowi. Tujuanya hanya ingin memecah belah dan mengacaukan bangsa." "Saat ini kebetulan yang dikedepankan adalah mahasiswa. Kita semua sangat respek dan sangat menghargai setiap gerakan dan aktivitas mahasiswa. Sebagai generasi muda, dibutuhkan pemikiran kritis sebagai power of control yang betul-betul murni sebagai suara rakyat, sebagaimana yang pernah terjadi di jaman Orde Baru 1966, atau era Reformasi 98." "Tapi mohon maaf, untuk kali ini kita harus berpikir lebih cerdas lagi, karena dari hasil pengamatan saya di lapangan terlalu banyak penumpang gelap di dalamnya. Kemudian kalau kita mau berbaur di dalamnya di antara rekan kita mahasiswa tersebut, banyak sekali para tokoh cerita dimana di setiap episode selalu ada." "Bisa kita lihat dari sebagian atribut. Selain atribut yang dipakai mahasiswa, selalu ada simbol-simbol yang seolah-olah mengatasnamakan agama. Apalagi kalau kita lihat aktor penggerak di setiap kampus tersebut, akan mudah sekali kita tebak, siapa sesungguhnya yang sedang bermain." "Sekali lagi kita semua respek dengan gerakan mahasiswa sebagai power of control yang murni dan bersih, tapi untuk kali ini mari kita saling mengingatkan, waspada dan hati-hati karena ada yang bermain di belakangnya yang notabene tujuan akhirnya ingin membuat rusuh, ingin memecah belah bangsa, ingin menjatuhkan pemerintah, dan ingin menggagalkan Pelantikan Presiden dengan segala cara," tutur Anton Charliyan.


Komentar Via Facebook :