Uang Pemasok Gas LPG Dirampok dengan Todongan Senpi

Uang Pemasok Gas LPG Dirampok dengan Todongan Senpi

CYBER88 | Lampung Selatan -- Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Kali itu, aksi penodongan senpid dilakukan terhadap warga Desa Beringin Kencana Kecamatan Candipuro bernama Sueb (39) salah seorang pedagang pemasok Gas LPG, Senin (17/5/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.

Hans Harioza mengatakan "Kejadian bermula dengan datanganya pemasok Gas LPG ketempat warung milik ibu Ester tetangga saya depan rumah di di Desa Sinar Pasemah, Kecamatan Candipuro. Ungkapnya.

Tak lama berselang, datang dua orang pelaku yang belum diketahui identitasnya berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah menghampiri korban.

Namun sebelum terjadi penodongan pemasok Gas LPG yang bernama Sueb tersebut menitipkan uang ke pemilik warung, ibu Ester agar menyimpan dompet yang berisi uang milik seles itu.

Sebelumnya pelaku di kasih uang
20 Ribu, Tapi tidak mau, saat pemilik warung baru mau menyimpan dompet itu keburu pelaku mengeluarkan senjata api dan menodongkan ke perut pemilik warung ibu Ester dan pemasok Gas LPG itu.

Dengan menodongkan senjata api pelaku mengambil paksa tas yang berisi uang pemasok Gas LPG senilai Rp. 2 Juta Rupiah dibawah ancaman senpi oleh para pelaku, setelah berhasil menggondol uang, Para pelaku kemudian kabur ke arah bedeng, Lampung Timur.

Kapolsek Candipuro AKP, Ahmad Hazuan saat dihubungi via WhatsApp (WA) membenarkan kejadian tersebut, "Ya benar tadi pagi sekitar pukul 09.30 Wib, di Desa Sinar Pasemah Kecamatan Candipuro telah terjadi tindak pidana Curas terhadap korban Sueb (39) warga Beringin Kencana".

Kami sudah ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP bersama Tim Tekab dari Polres Lamsel dan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian itu Lebih lanjut Ahmad Hazuan mengatakan,"

Benar Akhir - akhir ini, tindak kriminal dan kejahatan semangkin meningkat di wilayah Candipuro dan ada kemungkin karena gampang akses untuk melarikan diri langsung keluar wilayah dibandingkan desa desa yang lain nya.

Menurutnya, "Kita tidak putus asa melaksanakan patroli terus menerus, sudah dibantu tekab juga tapi Allah masih belum memberikan hasil kepada kami, mohon doanya kepada semua pihak supaya kami bisa ungkap pelakunya.

Tak henti -hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap tindak kejahatan dijalanan jika merasa curiga terhadap gerak gerik orang yang tidak dikenal lebih baik menghindar, mencegah lebih baik daripada mengobati,"

Di tempat terpisah Camat Candipuro Wasidi saat di mintai keterangan Terkait semangkin meningkatnya tindak kejahatan yang terjadi diwilayah hukum Kecamatan Candipuro, menurutnya sering disampaikan kepada kepala Desa dan masyarakat, katanya.

Bahkan saat apel pagi yang kita sampaikan  pada Sat Pol PP agar pengawasan diwilayahnya masing - masing untuk dapat ditingkatkan.

Tidak lupa kepada para pegawai agar selalu berhati-hati dan waspada karena dengan situasi dan kondisi ditengah pandemi kejahatan akan meningkat,"ujar Wasidi.

Kades Bringin Kencana Dwi Kristianto ketika dimintai klarifikasnya terkait banyak tindakan kriminal yang menimpa warganya, Dwi mengungkapkan, Terkait semua itu Insya Allah lagi dimusyawarahkan.

Dwi Kristianto pun menuturkan, "kami sering menghimbau warga untuk lebih giat dalam siskamling ronda malam menurutnya, semua sebenarnya tanggung jawab bersama".

Dirinya menjelaskan, Kalau saya pribadi setiap ada laporan kejadian dari warga langsung disampaikan ke Babinkamtibmas, Babinsa serta
Polsek, dan juga digrup WA Kecamatan,katanya. ( Andy ).

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :