Surat Edaran Terkesan Plin Plan, Ratusan Pedagang Makam Keramat Solear Alami Kerugian
CYBER88 | Tangerang - Diberlakukannya Surat Intruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-Dispar/2021 tentang penutupan sementara Destinasi Wisata dampak liburan hari raya Idul Fitri 2021 di Propinsi Banten, mendapat perhatian serius dari Ketua Perkumpulan Pedagang Keliling Banten (PPKB ) dari Minggu 16 Mei 21 sampai batas waktu yang belum pasti. Selasa, (18/05/21).
Terkait hal ini ketua perkumpulan pedagang keliling Banten (PPKB) Muttaqien Rachman angkat bicara menurut nya Intruksi Gubernur tersebut dinilai tidak memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat bawah.
Khususnya para pelaku UMKM atau lebih tepatnya pedagang kecil yang hingga saat ini masih berjuang untuk melepaskan diri dari jeratan dampak Pandemi Covid-19.
Kebijakan untuk menutup semua objek objek wisata yang ada di Propinsi Banten salah satunya di objek wisata Taman Kramat Religius Solear.
"Kami selaku pedagang sangat merasakan sekali imbas dari penutupan ini, karena modal yang kami pakai untuk berdagang berasal dari pinjaman yang akan kami kembalikan dalam waktu dekat, di tambah lagi kami harus mengeluarkan biaya untuk membayar uang tempat, pemerintah sejak dari awal memberikan imbauan untuk menutup segala jenis objek wisata yang ada di Propinsi Banten agar kami selaku pedagang tidak merugi seperti ini," ungkap salah satu pedagang.
Di tempat yang sama di sampaikan oleh salah satu pedagang es, menyampaikan di depan Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar saat memonitoring ke Taman Kramat Religius Solear kalau dirinya dengan adanya kebijakan dari pemerintah yang di nilai sangat plin-plan.
Ia dan semua para pedagang lainya merugi karena sudah mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk menyajikan berdagang es semua pakai modal tidak sedikit," ujarnya.
Bupati Tangerang, A.Zaki Iskandar di lokasi Taman Kramat Solear mengatakan sosialisasi himbauan kepada masyarakat untuk menutup segala jenis kegiatan usahanya berjalan lancar.
"Dan terkait adanya uang dana kutipan, uang parkir dan sewa tempat kepada para pedagang mereka diminta untuk bertanggung jawab mengembalikan uang para pedangang tersebut, siapa pun orang nya akan kami panggil baik itu dari karang taruna pemilik lahan pengelola tempat organisasi pemuda pihak desa akan kami panggil," ungkap Bupati.
Hal ini terungkap saat Bupati Tangerang berkeliling dilokasi Taman Kramat Solear dan menanyai satu persatu para pedagang yang berjualan di Taman Kramat Solear.
Dalam waktu dekat ini pihak nya berkordinasi dengan Kapolresta Tangerang yang hadir juga mendampingin Bupati Tangerang akan segera memanggil orang orang Tersebut yang mengutip uang dana para pedagang.(samudi)


Komentar Via Facebook :