Dalam Doa Bersama untuk Keselamatan Umat Islam di Palestina, Gemppar dan Sejumlah Kalangan di Majalengka Kecam Aksi Brutal Israel

Dalam Doa Bersama untuk Keselamatan Umat Islam di Palestina, Gemppar dan Sejumlah Kalangan di Majalengka Kecam Aksi Brutal Israel

CYBER88 | Majalengka -- Ketua PWI Majalengka, Jejep Falahul Alam, menegaskan, atas Gerakan Masyarakat Pers Peduli Palestina Merdeka (Gemppar) mengutuk keras aksi biadab yang dilakukan Israel yang beberapa hari teakhir ini yang membabi buta dengan menembakan roket-roketnya ke Palistina hingga menewaskan sejumlah rakyat sipil.

Ia mengajak rakyat Majalengka bersimpati dan tidak apatis pada segala bentuk penjajahan yang dilakukan Israel.

"Kita rakyat Majalengka bersimpati dan tidak apatis pada segala bentuk penjajahan yang dilakukan Israel, “Ucap Jejep usai pelaksanaan aksi solidaritas berupa doa bersama yang diikuti ratusan umat Islam di Kabupaten Majalengka, Kamis (20/5/2021).

Kata Jejep, “hal ini sejalan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan, bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Jejep menjelaskan, aksi ini, juga sebagai bentuk kecaman dan perlawanan, insan pers Majalengka salah satunya dengan membakar reflika bendera Israel.

Hal ini buntut perlawan atas serangan membabi buta yang dilakukan zionis Israel dengan meluluh lantahkan kantor kantor media, membunuh jurnalis dan menewaskan ratusan warga sipil Palestina, “kata dia dengan geram.

Ketua PWI Majalengka, Jejep Falahul Alam (Koordinator Aksi)

"Ini yang membuat geram wartawan yang tergabung dalam Gemppur Majalengka dan mengutuk keras aksi biadab tersebut, “ujarnya.

Jejep yang merupakan Koordinator aksi menerangkan, wartawan yang ikut aksi ini berasal dari gabungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, IJTI SUMA, Jurnalis Pokja Polres, Jajaka, FKM Pemkab Majalengka, PWI Peduli, dll.

Jejep juga menjelaskan, tujuannya, murni aksi solidaritas dan rasa kemanusiaan sekaligus kecaman terhadap kezaliman serta kebiadaban Israel yang kian membabi buta.

Ketua MUI Kabupaten Majalengka, KH Anwar Sulaiman meminta kepada umat Islam agar senantiasa melaksanakan Qunut Nazilah. Hal itu untuk merespons konflik di negara yang kembali bersitegang yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

"Kami mengajak semua ummat Islam untuk terus berdoa kepada Allah SWT. Qunut nazilah, doa bersama mudah-mudahan ditemukan segera solusi terbaik untuk kedamaian dan kemaslahatan ummat, “Ucap dia usai memimpin doa bersama.

Ketua MUI berharap, dengan pembacaan Qunut Nazilah, Umat Islam di Palestina diberikan keselamatan oleh Allah Swt. Serta saudara-saudara pejuang di Palestina juga diberikan pertolongan, dikasihani serta diselamatkan oleh Alloh dan dikelurkan dari kesempitan.

“Wabilkhusus bisa terjalin dan terbentuk yang kokoh persatuan di internal Palestina, seluruh ummat islam dan, persatuan untuk perdamaian bersama," Ucap dia melanjutkan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H Asep Eka Mulyana menyampaikan, "Kami sangat mengapresiasi dan mendukung aksi yang dilakukan teman teman wartawan Majalengka.

Aspirasi ini akan kami sampaikan ke pimpinan dan anggota DPRD lainnya untuk direspon lebih lanjut sebagaimana harapan teman teman wartawan,"kata dia usai menerima bunga dan bendera dari wartawan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka H.Eman Suherman

Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka H.Eman Suherman. Menurut dia, pihaknya mengaku terinspirasi oleh PWI Majalengka serta gabungan lainnya yang melakukan aksi peduli Palestina.

Pihaknya mengaku prihatin atas tindakan biadab yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina hingga mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerugian lainnya.

"Sebagai langkah konkritnya kami akan melaporkan hal ini ke Pak Bupati untuk menggalang dana dari ASN Pemkab Majalengka, untuk disumbangkan bagi warga Palestina,"ujar Eman usai menerima bunga.  

Untuk diketahui, kegiatan ini digagas oleh Puluhan wartawan di Kabupaten Majalengka yang tergabung Gemppar. Selain diikuti oleh ratusan umat Islam di Kabupaten Majalengka, kegiatan ini di hadiri oleh Ketua MUI, Ketua DPRD, Sekda dan unsur lainnya.

Usai menggelar doa bersama, "Gemppar" melanjutkan aksi berupa pembagian bunga dan bendera palestina kepada warga di sekitar alun-alun Majalengka, para pengguna jalan, politisi dan pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka.

Selain itu sebagai bentuk protes dan kecaman membakar reflika bendera Israel. (*ttg-shs)

Komentar Via Facebook :