Bupati Klaten Tinjau Banjir di Ketitang Juwiring, Fokus Penanganan Darurat dan Pemulihan Warga

Bupati Klaten Tinjau Banjir di Ketitang Juwiring, Fokus Penanganan Darurat dan Pemulihan Warga

CYBER88 | KLATEN — Banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Klaten memicu dampak di sejumlah kecamatan. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo turun langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Ketitang, Kecamatan Juwiring, Rabu (15/04/2026), didampingi BPBD, dinas terkait, camat, serta relawan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

Di lokasi tersebut, kerusakan cukup signifikan ditemukan, termasuk satu rumah yang roboh akibat terendam banjir sejak pagi hari. Selain itu, beberapa rumah lainnya masih tergenang, sementara satu bangunan tua mengalami kerusakan pada bagian dapur karena tidak mampu menahan tekanan air yang cukup besar.

Data sementara mencatat sedikitnya sembilan kecamatan terdampak banjir. Selain permukiman warga, tiga sekolah juga sempat terendam. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan kondisi sekolah mulai terkendali dan saat ini tengah dilakukan pembersihan serta pendataan kerusakan agar kegiatan belajar dapat segera kembali normal.

Bupati Hamenang menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah telah mengerahkan tim untuk evakuasi, distribusi logistik, serta penanganan darurat rumah rusak. Ia juga menginstruksikan aparat wilayah untuk terus memantau kondisi warga, khususnya yang membutuhkan bantuan medis maupun tempat pengungsian.

Sementara itu, warga setempat menyebut banjir dipicu meluapnya sungai akibat sumbatan material bambu yang terbawa arus dari hulu. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tersendat hingga akhirnya melimpas ke permukiman. Upaya pembersihan sempat dilakukan warga, namun derasnya debit air membuat genangan tidak dapat dihindari.

Pemerintah daerah bersama lintas sektor kini terus melakukan koordinasi penanganan, mulai dari penyaluran bantuan, pembersihan lingkungan, hingga pendataan kerusakan. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta menjaga keselamatan selama proses pembersihan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pemulihan pasca-banjir dapat berlangsung cepat dan kondisi segera kembali normal. (Agus STP)

Komentar Via Facebook :