Antara Moral dan Kebiasaan, Sampah di Pinggir Jalan Sasak Besi Bayongbong Masalah Besar Lingkungan
CYBER88 | Garut -- Sampah merupakan suatu benda yang tidak bernilai atau tidak berharga yang ada di sekitar lingkungan masyarakat. Jika dibiarkan, sampah dapat menjadi masalah. Hampir di semua daerah di indonesia kendala dalam mengolah sampah, tak kecuali di Kabupaten Garut.
Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih sangat minim. Namun, hal ini memiliki banyak faktor penyebabnya. Seperti pembuangan sampah di pinggir Sasak (jembatan) Besi yang berada di Desa Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jarak tumpukan sampah di pinggir jalan Sasak Besi sangat dekat dengan pemukiman warga, sehingga menimbulkan polusi (bau) sampah yang tak baik bagi kesehatan dan lingkungan.
Pantauan Cyber88 dalam beberapa hari ini, di pinggir jalan Sasak Besi itu terlihat tumpukan sampah yang sampai hari ini, Senin (14/6), keberadaannya seperti belum memiliki solusi. Bahkan, semakin hari semakin menumpuk.
Sementara ini belum ada penindakan berupa penanggulangan ataupun himbauan dari pemerintah setempat terkait hal ini.
Masyarakat dan para pelintas jalan tersebut diharapkan tidak membuang sampah sembarangan. Karena, lokasi tumpukan sampah tersebut akan dianggap sebagai tempat sampah dan pelintas akan terbiasa membuang sampah di sana. Lama kelamaan, sampah akan menggunung di lokasi itu.
Kesadaran dan kerjasama masyarakat sekitar atau masyarakat yang hanya sekedar lewat lalu membuang sampah seenaknya saja, jangan sampai terjadi lagi dan menjadi kebiasaan. Terbiasalah membuang sampah pada tempatnya supaya lingkungan bersih, steril, dan nyaman untuk kita semua.
"Selain itu sampah yang berada di pinggir jalan Sasak Besi itu akan menjadi tempat berkembang dan sarang dari serangga dan tikus, menjadi sumber polusi dan pencemaran tanah, air, dan udara, juga menjadi sumber dan tempat hidup kuman," cetus warga. (Yudi)


Komentar Via Facebook :