Unjuk Rasa Damai Sejumlah Wartawan di Bogor Berujung Bentrok

Unjuk Rasa Damai Sejumlah Wartawan di Bogor Berujung Bentrok

CYBR88 | Bogor -- Sejumlah massa dari Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di depan kantor Pemkab Bogor Senin (21/6/2021) kemarin. Aksi tersebut berujung rusuh karena terjadi bentrokan dengan Pol PP.

Para demonstran tersebut melakukan longmarch dari gedung KNPI ke Gedung Pemkab Bogor.

Aksi tersebut dipicu oleh pernyataan dari Bupati Bogor Ade Yasin beberapa waktu lalu yang dianggap kontroversi dan seolah merendahkan martabat wartawan dan LSM.

Sebelumnya Bupati Bogor yang merasa geram terhadap lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan wartawan gadungan yang selama ini mengganggu kinerja para kepala desa (kades). Ade Yasin pun menyebut wartawan seperti itu adalah wartawan "Bodrex". Bahkan, dia meminta kalau ada oknum seperti itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Meski pernyataan Bupati Bogor tersebut ditujukan pada wartawan gadungan atau wartawan yang tak memiliki legalitas, para demonstran yang didominasi Insan Pers tersebut meminta Bupati Bogor untuk mengklarifikasi dan menjelaskan pernyataannya yang menyebut "wartawan Bodrex, Wartawan Bodong dan Wartawwn asli".

Moses, yang mewakili para peserta aksi meminta Bupati Bogor selain mengklarifikasi, juga untuk menarik statementnya yang telah membuat gaduh para wartawan. 

Dalam Aksi damai tersebut terjadi kericuhan. Para demonstran bentrok dengan Satpol PP yang sejak awal mengawasi para peserta aksi

Ditemui awak media, Korlap Aksi, Moses sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Ia mengatakan, "Itu rekan kita, apapun statement rekan kita, tidak harusnya mendapatkan tindakan berlebihan dari oknum Satpol PP.

Kata Moses, ia bersama perwakilan peserta aksi akan mendampingi Rekan Aksi yang diduga mendapatkan tindakan
Oleh Oknum Satpol PP itu, termasuk dalam pemeriksaan nanti kalau memang harus diperkisa.

Rencananya perwakilan aksi akan langsung datangi RSUD Cibinong guna mendapatkan kepastian perkembangan keadaan dari rekan kita tersebut, "Ujar dia.

Sementara itu, Ketua DPW BAIN HAM RI Jawa Barat Fauzi Fatahillah yang juga hadir di lokasi unjuk rasa menyangkan aksi damai yang dinodai dengan adanya perlakuan dari oknum oknum yang tidak bertangung jawab

“Saya sangat menyayangkan terjadinya kericuhan ini padahal kawan-kawan wartawan hanya ingin menyampaikan aspirasi dan penyampaian aspirasi di depan umum sudah dijamin oleh Negara”. Jelasnya.

“Tuntutan kawan-kawan wartawan tidak begitu sulit untuk dipenuhi oleh Bupati Bogor karena mereka hanya meminta penjelasan apa yang dimaksud wartawan Bodrex dan juga wartawan asli, "Katanya. [ur]

Komentar Via Facebook :