Diduga Cemburu, Seorang Anak Perempuan Dibawah Umur Dianiaya Oleh 7 Orang Temannya
CYBER88 | Sumedang -- Seorang anak perempuan di bawah umur berinisial RD dianiaya 7 orang temannya. Insiden tersebut dipicu lantaran para pelaku penganiaya marah dan cemburu karena pasangannya direbut oleh korban.
Penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu 30 Juni 2021 kira kira pukul 12.15 Wib, di Dusun Cinunuk RT 02/05, Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 7 orang pelaku tersebut yakni R.P, D.M, R.A, S.A, N.K, P.N, S.N.
Kasubbag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana menurutkan, kejadian tersebut di ketahui oleh Satuan Reskrim Polres Sumedang, berawal dengan adanya Video yang telah tersebar di medsos.
“Selanjutnya Sat Reskrim Polres Sumedang melakukan pemeriksaan, Kata Dedi mewakili Kapolres Sumedang melalui Keterangan tertulisnya, Jum’at (2/7/2021).
"Pada hari Rabu tanggal 30 Juni 2021 Sekira pukul 10:00 Wib, lanjut Dedi, Awalnya para pelaku yaitu Saudari S, R dan S berkumpul di rumah S dengan maksud untuk merencanakan menjebak korban P untuk datang ke rumah S yang beralamat di Dusun Cinunuk RT 02/05, Desa. Mulyasari
Lalu Rini menyuruh S untuk mengajak korban main ke rumah S melalui pesan Watshapp. Pada saat itu juga, korban pun bersedia untuk datang ke rumah S.
Setelah itu, S dan R berkomunikasi dengan teman-temannya yang lain, diantaranya D, R, S, N dan P untuk datang ke rumah S, “Ungkapnya.
Lebih lanjut Dedi mengungkapkan, kira kira pukul 12.15 Wib datanglah korban bersama dengan temannya yaitu V beserta A, dan tidak lama berselang waktu datang juga teman-teman dari S, dan R yang sebelumnya sudah berkomunikasi diantaranya yaitu D, R, S, N, dan P.
Pada saat itu maksud dari seluruh pelaku mendatangi saudari S yaitu untuk mengklarifikasi mengenai dugaan korban yang telah merebut pacar dari Para pelaku.
Namun tidak lama berselang waktu tiba-tiba para pelaku yaitu R, D, R, S, N, P, S melakukan kekerasan secara bersama-sama dengan cara memukul menggunakan telapak tangan kanan kepada korban secara bergantian.
Diduga para pelaku melakukan aksi tersebut merasa kesal dan cemburu karena pasangan dari para pelaku direbut oleh korban, "Pungkasnya (Kijadug)


Komentar Via Facebook :