PPKM Darurat, Pemda Leuwiseeng Ingatkan Selalu Patuhi Prokes

PPKM Darurat, Pemda Leuwiseeng Ingatkan Selalu Patuhi Prokes

CYBER88 | Majalengka -- Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai pada tanggal 3 Juli sampai 20 Juli mendatang. Rabu, (07/07/21).

Hal ini dilakukan, merespons lonjakan kasus Covid-19 sejak beberapa pekan terakhir yang menyebabkan fasilitas kesehatan kewalahan.

Menyikapi adanya kebijakan baru itu, Pemerintah Desa Leuwiseeng Kecamatan Panyikiran Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, bersama satgas Covid-19 tingkat Desa, pada Selasa (6/7/2021), menghimbau dengan berkeliling ke tiap Blok- Blok, di lingkungan desa untuk menerapkan dan bersosialisasi PPKM Darurat dihari ke 4 menerapkan protokol kesehatan sembari melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah warga. Warga yang ada diblok- 1,2,3,4,dan,5 dari jumlah 25 RT RW 10," imbuhnya.

Lanjut Kepala Desa Saepul, dari awal sebelum diterapkannya PPKM Darurat, kami beserta jajaran perangkat desa beserta tim Gugus tugas dan relawan dari lingkungan kami hingga sampai pelaksanan PPKM Darurat  dihari ke 4 yang diprioritaskan dilingkungan RT 1, 2, 3 dan 4, dikarenakan baru terjangkit virus Corona ditempat tersebut dan harus melakukan ekstra ketat terhadap  warga dilingkungan tersebut," kata Saepul kepada media CYBER88 ditempat ruang kerjanya.

Ia pun mengatakan, Pemerintahan Desa Leuwiseeng dan satgas Covid 19, tidak akan pernah lelah memberikan imbauan terhadap masyarakat agar selalu waspada dan tidak menyepelekan virus corona.Agar harus mengikuti penerapan protokol kesehatan berupa memakai masker, mencuci tangan, dan Menjaga jarak, serta tidak membuat kerumunan massa, terus kami lakukan," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pihak Tim Gugus Tugas Covid-19 serta Forkopimcam dalam pelaksanaan PPKM  di hari ke 4.

"Saya juga selalu menghimbau kepada RT dan RW agar lebih selektif dalam mengakomodir masyarakat lain yang akan masuk ke wilayah desa kita ini. Entah itu saudara kita sendiri atau bukan, supaya membawa hasil tes swab dari tempat asalnya dan melapor ke desa kami," tegas Saepul.

Hal sama yang disampaikan selaku ketua tim Kordinator relawan gugus covid diwilayah desa leuwiseeng, Roby Sugara.

"Kami juga menyampaikan kepada warga yang ada di lingkungan  di RT dan RW  dari 25, RT sampai ke tingkat 10 RW  agar jangan menyepelekan bahayanya Covid19. 

Ikuti anjuran Pemerintah dan tetap patuhi Prokes, agar terhindar covid19 yang selama ini kita rasakan," terang Roby Sugara.

Komentar Via Facebook :