Dua Pekerja CV Dwina Utama Meninggal di KID PT Wilmar Nabati Indonesia
Disnakertrans Riau Dipanggil Polres Dumai
CYBER88 | Dumai - Terkait kecelakaan kerja yang berujung kematian di kawasan KID, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau sudah di panggil untuk dimintai keterangan oleh pihak Polres Dumai.
Hal tersebut saat terungkap dari hasil konfirmasi kru CYBER88 kepada pihak salah seorang pegawai yang membidangi Pengawasan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tk I Riau.
"Senin (02/08/21) kemarin, saya sudah jelaskan semuanya ke pihak penyidik Polres Dumai. Artinya saat di interview, saya sudah mengatakan kalau sehari setelah kejadian kecelakaan kerja di PT Wina (Wilmar Nabati,red), kami sudah turun ke TKP. Pokok nya seluruhnya sudah saya jelaskan ke pihak Polres Dumai," ujar
salah seorang yang membidangi Pengawasan Disnakertrans Provinsi Riau (Prov Riau), Agustiawirman, lewat nomor telepon genggamnya sore hari ini.Selasa (3/8/21).
Dalam pembicaraannya dengan kru CYBER88 Agus berulang ulang menyebut kalau pihaknya sudah menyampaikan hasil temuan mereka ke pihak penyidik Polres Dumai.
Seperti di informasikan media ini sebelumnya bahwa dua orang tenaga CV Dwina Utama bernama Muhammad Aris Sopian (26) dan Suhendri (39) meninggal akibat terjatuh dari ketinggian sekitar 30 meter pada hari Jumat (16/07/21)
Ke dua korban tewas terjatuh saat hendak membersihkan corong tanki Spilitter PT Wina Oleo di Kawasan Industri Dumai (KID) Wilmar Group, Pelintung.
Akibat kejadian tersebut, banyak pihak di Kota Dumai yang menyayangkan pihak PT Wina Grup.
"Selaku pemberi pekerjaan dan tempat di lingkungan KID - Pelintung. PT Wina seharusnya membuat tenaga Pengawas K3 di wilayah kerja PT Wina grup," ujar seorang pengurus serikat buruh di Dumai.
Adanya rasa sedikit heran dan penyesalan tersebut kemungkinan akibat telah sering nya kejadian kecelakaan kerja di kawasan KID Dumai - Pelintung.
Oleh karena itu sumber meminta seluruh Instansi berwenang, baik pihak Disnakertrans maupun Polres Dumai serius mengangkat kasus ini agar peristiwa laka kerja tidak terulang lagi.
Polres Dumai turut menangani kasus laka kerja tersebut dan masih mendalami. Kasat Reskrim Polres Dumai, Fajri, sebelumnya kepada media ini menyebut menjadwalkan permintaan keterangan dari pihak Disnakertrans Prov Riau terkait K3.
Sementara Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Fajri setiap di konfirmasi kru CYBER88 terkait perkembangan penanganan kasus laka kerja yang menewaskan tenaga kerja bernama Muhammad Aris Sopian (26) dan Suhendri (39) tahun pada hari Jumat (16/07/21) lalu tidak menjawab telfon dan enggan membalas WhatsApp kru media ini.


Komentar Via Facebook :