Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Universitas Jambi Alihkan Seluruh Perkuliahan ke Sistem Daring

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Universitas Jambi Alihkan Seluruh Perkuliahan ke Sistem Daring

Gedung Universitas Jambi di Mendalo. Cyber88-SW

CYBER88 | Jambi - ​Universitas Jambi (Unja) mengeluarkan kebijakan baru terkait sistem kegiatan belajar mengajar di lingkungan kampus. Kebijakan ini tertuang dalam bentuk Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang diterbitkan langsung oleh pihak rektorat.  

​Surat edaran tersebut tentang pelaksanaan perkuliahan atau pembelajaran secara daring bagi seluruh sivitas akademika. Keputusan ini diambil menanggapi situasi lingkungan sekitar yang sedang mengalami gangguan kualitas udara.  

​Berdasarkan pengumuman resmi tersebut, diketahui bahwa kondisi kualitas udara di Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan sekitarnya saat ini berada pada kategori "Sangat Tidak Sehat". Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama para civitas akademika yang beraktivitas di luar ruangan.  

​Oleh karena itu, demi menjaga kesehatan serta keselamatan bersama di lingkungan kampus, pihak universitas mengambil langkah cepat. Kebijakan perkuliahan secara daring ini diberlakukan mulai hari Senin, 5 Oktober 2026.

​Sistem pembelajaran jarak jauh ini akan terus berlangsung sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dari universitas untuk kembali melaksanakan perkuliahan secara tatap muka. Seluruh dosen atau pengajar serta para mahasiswa diimbau untuk mematuhi aturan penyesuaian ini.  

​Kegiatan perkuliahan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Pelaksanaannya harus memanfaatkan media atau platform pembelajaran daring yang sudah ditentukan.

​Surat edaran ini ditujukan kepada Direktur Pascasarjana, para dekan fakultas, seluruh dosen, serta mahasiswa di lingkungan Universitas Jambi. 

Sementara itu, ​Informasi Indeks Standar Pencemar Udara di Jambi hari ini 6 Oktober pada pukul 06.00 WIB menunjukkan parameter PM 2.5 tercatat mencapai angka 359 yang masuk dalam kategori berbahaya. Kondisi ini mengindikasikan tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dan perlunya penanganan yang cepat.  

​Masyarakat diimbau untuk mewaspadai kondisi kualitas udara yang memburuk ini secara berkala. Penanganan dan perhatian khusus sangat diperlukan untuk mengantisipasi dampak buruk polusi udara bagi kesehatan.(SW)

Komentar Via Facebook :