Darurat Polusi: Kualitas Udara di Jambi Capai Level Berbahaya dengan AQI 380
Suasana kampus Universitas Jambi di Mendalo pukul 14.40 WIB. Cyber88-SW
CYBER88 | Jambi - Berdasarkan pemantauan platform IQAir pada 30 September pukul 13.00, kualitas udara di wilayah Jambi tercatat berada dalam status yang memprihatinkan. Indeks kualitas udara atau AQI+ melonjak sangat tinggi hingga menyentuh angka 380.
Dengan angka indeks yang sangat tinggi tersebut, tingkat polusi udara di Jambi secara resmi dikategorikan sebagai kondisi yang berbahaya. Situasi ini tentu mendatangkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Konsentrasi polutan utama jenis PM2.5 terpantau mendominasi udara Jambi dengan angka mencapai 265.2 mikrogram per meter kubik. Partikel halus berukuran kecil ini sangat berbahaya karena dapat menembus saluran pernapasan hingga ke dalam aliran darah.
Aplikasi pemantau udara juga mendeteksi adanya titik api aktif atau active fire di sekitar wilayah Jambi. Peringatan ini mengindikasikan bahwa kebakaran lahan atau hutan di dekat kawasan tersebut turut memperparah buruknya udara.
Selain polusi yang pekat, suhu udara di wilayah Jambi tercatat berada pada angka 33 derajat Celsius. Kecepatan angin terpantau cukup tenang di kisaran 2 kilometer per jam dengan tingkat kelembapan udara mencapai 30 persen.
Berdasarkan prakiraan per jam, angka indeks kualitas udara diprediksi perlahan menurun menjadi 344 pada pukul 15.00. Tren penurunan tersebut berlanjut pada jam-jam berikutnya hingga menyentuh angka 285 menjelang pukul 18.00 sore.
Menghadapi kondisi udara yang berada di kategori berbahaya, masyarakat di wilayah Jambi sangat diimbau untuk segera mengambil langkah-langkah perlindungan diri untuk tetap berada di dalam ruangan (indoor) dan tunda seluruh kegiatan fisik atau olahraga di luar rumah.
Jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus (seperti masker jenis N95 atau KN95). Tutup rapat pintu dan jendela untuk mencegah masuknya polusi ke dalam rumah. Gunakan penjernih udara (air purifier) jika tersedia.
Perbanyak konsumsi minum air putih secara teratur untuk menjaga hidrasi tubuh dan membantu menetralisir iritasi ringan pada saluran pernapasan. Jika mengalami keluhan sesak napas, batuk parah, nyeri dada, atau iritasi pada mata dan tenggorokan, segera kunjungi fasilitas medis terdekat.(SW)


Komentar Via Facebook :