Gapoktan Yayasan Darul Arqam Siliwangi Hadir Untuk Membantu Mensejahterakan Masyarakat Serta Ketahanan Pangan Nasional

Gapoktan Yayasan Darul Arqam Siliwangi Hadir Untuk Membantu Mensejahterakan Masyarakat Serta Ketahanan Pangan Nasional

Lahan pertanian

Cyber88 | Cianjur - Areal Lahan seluas 5000 M2 dengan panorama yang indah terletak di daerah Sadamanyak Cibeber, Cianjur yang tepatnya dibawah kaki bukit Gunung Padang ditanami budidaya sayuran mentimun dan Cabai yang dikelola Yayasan Darul Arqam Siliwangi.

 Dari budidaya  mentimun masa panen dikisaran umur 30-40 hari kurang lebih 1 bln dan rata-rata setiap satu pohon mentimun sekali panen menghasilkan 3-4 kg per pohonnya.

Untuk Cabai masa panen kisaran di umur 4-5 Bulan dengan hasik panen bisa mencapai ratusan kilogram bahkan puluhan ton cabai perbulannya.

"Ketua Umum Yayasan Darul Arqam Siliwangi Ahmad Sudrajat mengatakan "Sebelum Yayasan Darul Arqam Siliwangi berdiri, Saya dan Para Pembina Yayasan sudah menggalakkan Gerakan Pokok Tani(Gapoktan), yang dimana dalam kegiatan tersebut kita mengarahkan masyarakat tani untuk membantu mensukseskan Program Pertanian Indonesia dalam rangka menjaga Ketahanan Pangan Nasional dengan menaikkan Potensi SDM Masyarakat Tani untuk bisa menggarap lahan wilayahnya" Ungkapnya.

Jay (Sapaan Akrab) mengutarakan, dalam melaksanakan Program Gapoktan tersebut kita akan membina para Petani di wilayah masyarakat Desa dari cara pengolahan bercocok tanam yang baik serta pemilihan bibit unggul yang bermutu tinggi dan juga dengan kualitas pupuk dari bahan organik yang baik," Tutur Jay.

Dari Program Gapoktan Yayasan Darul Arqam Siliwangi Pemerintah harus mendukung lewat dinas-dinas terkait untuk selalu membantu Para Petani Indonesia agar bisa menciptakan SDM Masyarakat Tani yang mumpuni dari Potensi Wilayahnya untuk bisa bertani agar tercipta masyarakat Tani yang makmur dan sejahtera.

Negara Indonesia merupakan Negara agraris yang mempunyai lahan subur dan makmur harus didukung dari potensi Sumber Daya Manusianya agar tercipta Ketahanan Pangan Nasional yang baik.

Ironisnya dengan label Negara agraris Indonesia masih harus import bahan pangan,  oleh karena itu Program Gapoktan ini harus kita dukung bersama agar terciptanya Negeri Indonesia yang Makmur dan Sejahtera,"Pungkas Jay. 

Komentar Via Facebook :