Dua Jembatan Lembak 1 yang Menghubungkan Desa Lembak dan Desa Kemang Sungai Kelekar Jadi Sorotan Warga
CYBER88 | Muara Enim - Rehabilitasi dua jembatan Lembak 1 yang menghubungkan Desa Lembak dan desa Kemang sungai kelekar atau yang lebih di kenal sungai Ulak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim diduga di kerjakan asal-asalan dibeberapa titik tidak dilakukan perehaban.
Menurut Kepala Desa Kemang Dani, membeberkan pengerjaan yang dilaksanakan super capat menjadi tanda tanya kualitas proyek tersebut.
”Pengerjaan rehab jembatan di kerjakan super cepat, awal pekerjaan pertengahan Agustus 2021 dan selesai akhir Agustus 2021 lebih kurang 10 hari. Cepatnya selesai pengerjaan rehab tersebut membuat terkesan asal – asalan,” terangnya.
Lanjut Kepala Desa Kemang juga menyesalkan lantaran dugaan kurangnya spek kualitas meterial yang digunakan detanator atau rambu-rambu jalan di dua jembatan tersebut sudah tidak lengkap atau dicuri.
”Pemasangan marka jalan yang dipasang kiri-kanan jembatan yg berbentuk viber juga dipasang terlalu surut dan mudah lepas,” bebernya.
Menurut salah satu pekerja atau pengawas memang ada beberapa batang detanator yang hilang dan sebagian di buang di aliran sungai Kelekar.Tapi menurutnya sudah ada beberapa batang yang sudah ditemukan dan kembali dipasang ungkapnya kepada media.
Ketika awak Media mengkonfirmasi kepada
Pemenang tender Yaldi selaku pihak pelaksana melalui telpon beliau mengatakan “itu proyek provinsi,” akunya.
Lanjut Awak Media juga menanyakan Perusahaan apa yang mengerjakan nya untuk melengkapi berita soal pencurian pada alat alat yang sudah dipasang.
“itu soal kecil, jangan di publikasikan atau dibuat berita,” jawab Yaldi. (Tim).


Komentar Via Facebook :