LMP Gelar Audiensi Dengan Kejari Karawang, Sekaligus Laporkan Dugaan Korupsi Rutilahu Aladin

LMP Gelar Audiensi Dengan Kejari Karawang, Sekaligus Laporkan Dugaan Korupsi Rutilahu Aladin

CYBER88 | Karawang -- Sebagai bukti keseriusan atas statement Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Jawa Barat (Kamada LMP Jabar) beberapa waktu lalu.

Melalui surat Markas Cabang (Marcab) Karawang yang ditujukan langsung kepada Kepala Kejaksaan (Kajari) Karawang, Selasa (26/10) agenda audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang sudah direalisasikan, dan diterima langsung oleh Kajari dan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen.

Dengan dikawal ratusan massa dari Marcab Karawang, Kamada LMP Jabar bersama pengurus inti menggelar audiensi di aula kantor Kejari Karawang, yang dimulai dari pukul 13:00 WIB sampai dengan selesai.

Diawali dengan sambutan pembuka dari Kasi Intel. Ketua Marcab LMP Karawang, Wahyu Anggara Putra menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya.

"Tak lain dan tak bukan, kedatangannya untuk bersilaturahmi, sekaligus memberikan support serta apresiasi kepada Kajari baru dengan program kerja berupa inovasi penyuluhan atau sosialisasi hukum ke Desa-Desa yang ada di Karawang," tuturnya.

Wahyu menganggap, program tersebut merupakan terobosan Kajari Karawang yang baru sebagai bentuk pencegahan, agar tidak terjadinya suatu bentuk Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) dalam merealisasikan Dana Desa (DD) dan sumber keuangan lainnya.

"Hal seperti ini patut diapresiasi oleh seluruh elemen masyarakat Karawang. LMP Marcab Karawang sebagai tetangga kantor, juga tetap akan melakukan fungsi sosial kontrol terhadap kinerja Kejari Karawang berkaitan dengan langkah-langkah penindakan," jelasnya.

Masih ditempat dan waktu yang sama, Wakil Ketua (Waketu) LMP Mada Jabar, Andri Kurniawan yang turut hadir. Menyampaikan,

"Untuk saat ini upaya pencegahan sudah optimal dilakukan oleh lembaga Kejaksaan Karawang. Tetapi sebagai bentuk kritik konstruktif, kami juga meminta kepada Kejari Karawang, khususnya ibu Kajari, agar dapat memproses temuan-temua dugaan korupsi yang ada di Karawang," tuturnya.

lanjut Andri, karena selama ini sudah banyak kembali beredar informasi soal dugaan korupsi dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan Pemdes.

"Kami harap, hal yang sudah terindikasi atau diduga telah terjadi dugaan korupsi, harap untuk segera dilakukan tela'ahan, yang nantinya berlanjut atau tidak ke proses penyelidikan," tandasnya.

"Hal terbaru perihal adanya dugaan korupsi berada diprogram Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang difokuskan pada perbaikan Atap, Lantai dan Dinding (Aladin),

Dimana dalam program tersebut, sebelumnya menjadi temuan kalangan awak media dilapangan. Maka dengan ini, sekalian kami melaporkan perihal adanya dugaan program Rutilahu Aladin," Desak Andri.

Masih dikesempatan yang sama, Kamada LMP Jabar, H. Awandi Siroj Suwandi secara singkat mengemukakan pendapatnya, "Ibu Kajari Karawang yang baru ini berbeda dengan yang lainnya, begitu masuk dan menjabat di Karawang, langsung membuat gebrakan dalam bentuk program kerja. Tetapi, saya berharap tanpa mengabaikan aspek penindakan."

Sedangkan, Martha Parulina Berliana selaku Kajari Karawang menyampaikan ucapan terima kasihnya atas dukungan dan kritik konstruktifnya.

Disampaikannya, "Saya secara pribadi selaku pimpinan dan atas nama lembaga menghaturkan terima kasih kepada LMP Karawang dan Jabar yang sudah memberikan support. Ini merupakan awal komunikasi yang baik untuk sinergitas antara Kejari Karawang dan LMP," tukasnya.

Komentar Via Facebook :