Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah, di Desa Pamarican Ciamis Dipertanyakan
CYBER88 | Ciamis -- Pembangunan Pengelolaan Sampah di Desa Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat menjadi pertanyakan publik. Pasalnya, Bangunan menggunakan anggaran dana desa sebesar Rp.213.632.000 tersebut awalnya belum ada papan informasi.
Bahkan gambar pekerjaan pun tidak jelas ada pada siapa, “ucap Heri Herliana salah satu anggota Ormas Pemuda Pancasila Ranting Pamarican saat ditemui Cyber88.co.Id, Jum’at (12/11/2021)
Menurutnya, Pekerjaan tersebut disinyalir kurang terbuka. Hal tersebut terlihat, dengan tidak adanya sosialisasi terlebih dahulu terhadap masyarakat di lingkungan setempat sebelum pelaksanaan pekerjaan.
Saya pernah datang ke lokasi pekerjaan tersebut, disana saat itu belum terpasang papan informasi kegiatan. Setelah pekerjaan berjalan beberapa waktu, baru terlihat adanya papan informasi kegiatan dipasang terangnya, “Ucapnya warga dusun Lumbungsari ini.
Lanjut dia, saat dipertanyakan pada kades Pamarican, Bayo, juga kurang paham terkait pekerjaan tersebut. Kades pun mengarahkan untuk bertanya langsung pada PPK atau TPK.
“Sebagai organisasi masyarakat yang punya peran sebagai control sosial, wajar apabila kami ingin mengetahui pembangunan yang berada dilingkungan sekitar. Apalagi ini, menggunakan anggaran dana desa yang wajib kita awasi bersama - sama penggunaan atau peruntukannya, “Katanya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, “setau saya, luas bangunan pengelolaan sampah tersebut sebagai berikut: panjang bangunan 16 M, Lebar 11 M, kedalaman pondasi kurang lebih 40 cm, teras sebelah kiri bangunan lebar kurang lebih 1 M dengan ketebalan coran 23 cm dan teras sebelah kiri luas 1 M dengan ketebalan coran kurang lebih 10 cm.
Kami tidak ada niat apa - apa. Cuma ingin tau dan adanya keterbukaan terhadap publik. Dengan maksud dan tujuan kedepannya Desa Pamarican lebih baik, “Tandasnya.
Terpisah, Jajang, Kepala Dusun Lumbungsari saat dimintai keterangan melalui televon seluler menyampaikan sebatas apa yang ia ketahui. Dirinya tidak mengetahui persis terkait pembangunan pengelolaan sampah tersebut. Baik anggaran ataupun Volumenya.
“Saya belum pernah diajak musyawarah sebelumnya oleh PPK atau TPK. Saya sempat ditanya oleh warga, terkait adanya pengiriman material (Hebel) ketempat tersebut untuk apa? “ucapnya.
Jelas, saat itu saya merasa bingung untuk menjelaskan baik terhadap ketua Rt, ataupun masyarakat, “Imbuhnya.
Secara kebetulan, saya sendiri sedang sibuk dengan pembangunan balai dusun yang menggunakan anggaran Bankeu. Namun, sekitar kurang lebih lima hari kebelakang. Pa Ekbang menjelaskan dan memohon maaf atas tidak dilibatkannya kepala dusun dalam pekerjaan tersebut, “Tukasnya.
Asep Zenal, Ekbang Desa Pamarican sekaligus PPK dalam pekerjaan tersebut menyampaikan, “yang pegang gambar pekerjaan kalau tidak di pak Dodi sebagai konsultan perencana berarti ada di pak Agus sebagai pelaksana.
Memang pekerjaan tersebut sudah sesuai perencanaan seperti itu, “singkatnya saat ditemui ditempat kerjanya.
Sementara itu, Dodi, Konsultan perencana menyampaikan, “gambar perencanaan dari awal sudah dikasih ke desa. Katanya, tidak mungkin sebuah pekerjaan dimulai tanfa adanya gambar.
melalui pesan Whatshap kepada CYBER88
Rekan - rekan media akan lebih paham dalam hal tersebut, kami akan melaksanakan setiap pekerjaan sesuai dengan tufoksi masing – masing, “Tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Diluar kewenangan, Tehnik pekerjaan dll, Saya tidak berhak untuk ikut campur. Karena itu mempunyai kafasitas sesuai pekerjaan dan Jabatan, “pungkasnya. (Samsu)


Komentar Via Facebook :