Sejumlah Siswa SMAN 2 Tanah Jambo Aye Keluhkan Rekening Bantuan PIP Dipegang Pihak Sekolah

Sejumlah Siswa SMAN 2 Tanah Jambo Aye Keluhkan Rekening Bantuan PIP Dipegang Pihak Sekolah

CYBER88 | Aceh Utara -- Pemerintah pusat mengucurkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) guna membantu para siswa-siswi yang kurang mampu, untuk diberikan secara utuh. Namun, masih ada oknum Kepala Sekolah melabrak regulasi, tak menyadari bahwa mengambil hak orang miskin adalah dosa besar atau bagian tindak pidana pungutan liar alias korupsi.

Menurut Pengakuan siswa dihadapan awak media mengungkapkan terkait pemberian dana PIP, selama kepemimpinan kepala sekolah baru beasiswa PIP tak pernah mereka pegang.

"Selama kepemimpinan kepala sekolah baru ini beasiswa PIP tak pernah kami pegang, padahal sebelum-belumnya di kepimpinan yang lama buku rekening dan uang tunai diberikan kepada kami setelah dipotong SPP. 

Selama ini buku dan uang tak pernah kami pegang, hanya ada tahun ini uang 100 ribu dan ada juga 35 ribu yang kami terima, itu pun uang pribadi buk guru, diberikan setelah vaksin covid 19," Ucap salah satu siswa mewakili yang lainya. 

"Ia mengaku pernah mengecek langsung diaplikasi, dan dilihat bahwa uang tersebut ada masuk baik di tahun 2020 dan 2021 akan tetapi pihak sekolah mengatakan bahwa mereka tidak perlu tahu seraya menakuti mereka dengan mengatakan akan ditangkap nanti. 

"Kalian gak perlu tahu, ditangkap nanti, " kata dia Menirukan perkataan pihak sekolah.

Ia juga mengungkapkan, hal itu diketahui  waktu mereka ambil uang sendiri-sendiri dan juga ada yang berdua untuk mengambil uang diruang kantor kepala sekolah. 

Sementara itu pihak sekolah saat ditemui menjelaskan "PIP berjumlah 1 juta, tinggal dibuku 50 ribu kemudian kami potong spp setahun (2 semester) Rp 264 ribu" Ucap Wakil Kepala Sekolah

"Buku memang dipegang sama kepala sekolah, selama covid 19 biar jangan berkerumun di bank, total penerima PIP 21 orang, "Ucapnya.

Ia menjelaskan, PIP merupakan kerja sama tiga kementrian yaitu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementrian Sosial(Kemensos), dan Kementrian Agama(Kemenag).

"Dana PIP dapat digunakan untuk membantu biaya personal pendidikan peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah/kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan serta biaya uji kompetensi.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 10 Tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar

“Program Indonesia Pintar yang selanjutnya disingkat PIP adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan. "tutupnya (M4her)

Komentar Via Facebook :