Ketua IPJI Jawa Barat Ajak Jurnalis Lebih Profesional dalam Menjalankan Tugas dan Begabung dalam Organisasi Profesi yang Aktif

Ketua IPJI Jawa Barat Ajak Jurnalis Lebih Profesional dalam Menjalankan Tugas dan Begabung dalam Organisasi Profesi yang Aktif

Ai Mulyani, Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) DPD Jawa Barat saat menyerahkan Piagan usai Acara Talk Show Gunem Catur CLN

CYBER88 | Bandung -- Ai Mulyani, Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) DPD Jawa Barat mengajak seluruh jurnalis untuk lebih profesional dalam menjalankan tugasnya supaya tidak dianggap menganggu kinerja pemerintah desa. Terutama bagi jurnalis yang sering melakukan liputan di desa desa.

"Tentunya dengan berpedoman pada kode etik Jurnalistik, “Kata Ai saat ditemui Cyber88.co.id usai memberikan sambutan dalam pembukaan Talk show Gunem Catur bertemakan "Menakar Masalah yang Dihadapi Kepala Desa Terpilih dan Mantak Kades, Pasca Pilkades serentak 2021 di kabupaten Bandung" yang digelar Kantor Berita CLN di aula Desa Sekarwangi, Soreang Bandung, (25/11/2021).

Dalam sambutannya, Ai mengulas retorika yang terjadi beberapa waktu lalu dimana sejumlah jurnalis di Kabupaten Bandung merasa tersinggung dengan pemberitaan berjudul “Bupati Bandung Beri Catatan, Banyak Kades Takut Cairkan Aggaran Karena Takut Sama Wartawan Gentayangan” yang dimuat di salah satu media online. 

“Untuk diketahui, sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Bersatu (FWB) telah mengklarifikasi hal tersebut dalam audiensi yang dilaksanakan pada tangga 11 November 2021. Bupati Bandung tidak melontarkan kata Gentayangan. Begitu pun dalam isi rekaman yang didapat FWB”

Ketua IPJI Jabar ini mengutarakan, kalau kata “Gentayangan” dikonotasikan sebagai arwah yang gentayangan itu tentunya salah. Karena menurutnya, kalau dalam KBBI, gentayangan itu artinya keliaran.

“Dan itu adalah pekerjaannya seorang jurnalis yang harus berkeliaran mencari berita, “Ucapnya.

Karena demikian, lanjut dia, keberadaan seorang jurnalis harus jelas dimana dia bernaung dalam perusahaan Pers dan juga dalam organisasi Pers. Namun untuk berorganisasi tak mesti harus di PWI saja.

“Ada banyak organisasi wartawan yang bisa di pilih oleh seorang Jurnalis. Yang penting, jelas induk organisasinya, “Kata Bunda Ai sapaan akrabnya saat berbincang santai usai acara.

Maka dari itu, Bunda Ai mengimbau, terkait dengan keamanan bagi jurnalis, hendaknya dipertimbangkan untuk masuk ke organisasi profesi yang ada dan masih berperan aktif mewadahi jurnalis dalam organisasi profesi.

Bunda Ai pun berujar, Jurnalis hendaknya mampu memberikan warna atas tulisan-tulisan yang dipublikasikan. Sehingga memiliki ciri khas, seorang jurnalis yang profesional tidak pernah tertarik dengan ungkapan-ungkapan yang memicu terjadinya konflik, yang berujung menuai Popularitas bagi pelaku.

Terkait acara Talk Show Bunda Ai sangat mendukung acara tersebut, dan ia berharap acara tersebut berkesinambungan. (edwin)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :