Program Bantuan Kemiskinan Ekstrim di Rengasdengklok Karawang Diduga Jadi Bancakan Oknum
CYBER88 | Karawang -- Guna meraup keuntungan, diduga Oknum Ketua Kelompok dan PSM memanfaatkan moment bantuan Kemensos dalam program kemiskinan ekstrim, dimana dalam aksinya, secara door to door mendatangi rumah KPM pemilik Kartu BPNT yang menerima bantuan tambahan sejenis uang tunai dalam program kemiskinan ekstrim.
Kejanggalan - kejanggalan banyak ditemukan berdasarkan narasumber yang didapat CYBER88, seperti yang diungkap Nenek S dan Putri dari Nenek O selaku KPM pemilik Kartu BPNT, warga Dusun Bengle Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang - Jawabarat, yang mendapatkan bantuan sejumlah uang tunai dalam program kemiskinan ekstrim yang ada di Kartu BPNT, seperti yang pernah diberitakan sebelumnya.
Baca Juga : Diduga Ada Ketidaktransfaranan Dalam Pencairan Bansos Kemiskinan Ekstrim di Kartu BPNT oleh Oknum
Lagi-lagi, Jum'at (24/12) ditemukan kembali adanya KPM pemilik Kartu BPNT yang hanya mendapatkan uang tunai dari program kemiskinan ekstrim sebanyak Rp 500.000 dan beras sebanyak 2 paket dari seorang Oknum yang diduga Ketua Kelompok PKH.
Dalam keterangannya, Putri Nenek E mengatakan bahwa saat itu Pak Ahmad datang dan bicaranya PINJAM Kartu BPNT, kemudian saat magrib,iIstri Pak Ahmad datang dengan membawa uang Rp 500.000 sambil mengembalikan Kartu BPNT milik Nenek E, yang sebelumnya dipimjam pak Ahmad, namun saat memberikan uang dan mengembalikan Kartu BPNT milik Nenek E, tanpa disertai struck transaksi pengambilan sambil berkata
"YANG LANSIA DAPATNYA Rp 500.000, JANGAN BANYAK BICARA, YANG LAIN TIDAK ADA YANG DAPAT"
Adapun, sambung Putri Nenek E, "saat penggesekan atau pengambilan uang tunai dalam bantuan kemiskinan ekstrim dan beras yang ada di Kartu BPNT tersebut, Nenek E tidak ikut dan tidak mengetahui di e warung mana bapak Ahmad melakukan transaksi pengambilan uang tunai dan berasnya." Katanya
Ditempat terpisah, KPM BPNT atasnama MT asal Dusun Bojongkarya Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang - Jawabarat, hanya mendapatkan bantuan uang tunai program kemiskinan ekstrim saja sebanyak Rp 850.000, sementara untuk berasnya tidak dapat.
"Kartu BPNT nya dikumpulkan oleh RT yang kemudian RT tersebut datang kembali mengantarkan uang Rp 850.000 sambil mengembalikan Kartu BPNT tanpa disertai struck transaksi pengambilan uang dalam program kemiskinan ekstrim yang masuk di Kartu BPNT, namun untuk berasnya tidak dapat seperti yang dikatakan RT "BERASNYA TIDAK DAPAT"."
Hingga berita ini dipublikasi, yang akrab disapa Bunda Ros selaku TKSK Rengasdengklok belum bisa memberikan keterangan kebenaran yang sesungguhnya dari hasil pertemuan antara e warung milik Wasta yang ada di Dusun Bengle, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang - Jawabarat, dengan KPM dan Oknum yang diduga Ketua Kelompok dan PSM yang diagendakan pada Selasa (21/12) lalu karena kesibukannya. (Hys)


Komentar Via Facebook :