Doa dan Tahlil 100 Hari Wabup Klaten Beni Indra Ardhianto, Keteladanan Almarhum Dikenang
CYBER88 | KLATEN — Suasana khidmat menyelimuti peringatan 100 hari wafatnya Wakil Bupati Klaten periode 2025–2030, H. Beni Indra Ardhianto, yang digelar melalui tahlil dan doa bersama di kediaman almarhum.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kabupaten Klaten.
Dalam kesempatan itu, Bupati Klaten mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin muda yang sederhana, rendah hati, dan memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat.
“Almarhum Mas Beni adalah pribadi baik yang penuh dedikasi. Semangat pengabdian dan ketulusannya dalam melayani masyarakat menjadi teladan yang patut diteruskan,” ujar Hamenang.
Menurutnya, peringatan 100 hari wafatnya almarhum bukan hanya menjadi momentum doa bersama, tetapi juga pengingat atas nilai-nilai pengabdian dan keteladanan yang diwariskan semasa hidupnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk melanjutkan cita-cita dan semangat perjuangan almarhum dalam membangun Kabupaten Klaten yang lebih maju dan sejahtera.
“Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” katanya.
Almarhum Beni Indra Ardhianto wafat pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 10.15 WIB di RSUP Dr. Kariadi Semarang dalam usia 33 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.
Sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menjalani serangkaian perawatan medis termasuk kemoterapi. Jenazah kemudian dimakamkan secara kenegaraan di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai politisi muda dari Partai Gerindra sekaligus pengusaha yang aktif dan dekat dengan masyarakat. Kiprahnya sebagai Wakil Bupati Klaten mendampingi Bupati Hamenang Wajar Ismoyo meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak.
Peringatan 100 hari wafatnya almarhum berlangsung penuh haru dan doa, sebagai bentuk penghormatan atas jasa serta pengabdian beliau kepada masyarakat Kabupaten Klaten.


Komentar Via Facebook :