Persekusi Perayaan Natal di Tulang Bawang, Polda Lampung Klaim Telah Kondusif

Persekusi Perayaan Natal di Tulang Bawang, Polda Lampung Klaim Telah Kondusif

CYBER88 | Tulang Bawang - Beredar video persekusi ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung. Video itu dibagikan oleh akun milik pegiat media sosial, Permadi Arya atau yang akrab disapa Abu Janda. Selasa, (28/12/21).

Dalam video tersebut tampak sejumlah orang masuk ke dalam gereja dan mencoba menghentikan misa Natal.

"Nanti dulu Pak, kami mau beribadah," ujar seorang pria yang diduga jemaat gereja tersebut.

"Kami mau beribadah. Natal seluruh dunia merayakan Natal, seharusnya kami bersuka cita, kami ini beribadah," kata suara wanita dalam video tersebut.

"Malu pak di lihat tetangga kami merayakan Natal tapi bapak menganggu kami. Kami setahun sekali merayakan Natal," lanjut dia.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kronologi pasti persekusi tersebut. Namun, menurut keterangan Abu Janda di akun Instagramnya, persekusi itu terjadi di Gereja GPI Tulang Bawang Lampung.

"Analisa video sepertinya ada oknum warga coba hentikan misa natal. saya sudah lapor ke stafsus @kemenag_ri ndan bib @kangzaman , beliau butuh kronologi lengkap: kapan & dimana lokasi pastinya agar kemenag bisa tindak lanjuti," kata Abu Janda.

"Jadi kalo ada yang tau, mohon info 🙏 terima kasih," lanjut dia.

Video itu pun mendapat 7.519 likes dan mendapat 1.821 komentar. Netizen menyayangkan aksi persekusi gereja tersebut. Namun, yang tak kalah mengherankan adalah aksi Polisi dan TNI dalam video yang tampak diam saat persekusi terjadi.

"Itu ada polisi dan TNI kok meneng bae yaaa," kata akun Instagram @agrapan****.

"Natal itu artinya Bersukacitalah, Hai Dunia! 😇🙏🏽🌟❤️🤍 Seluruh Dunia, lho… Bukan cuma Indonesia 🇮🇩 Kalo ada yang nggak mau ikut bersukacitalah, biarkanlah… Tapi jangan mengganggu yang mau bersukacita 😔😔," kata @stevanysury****.

"Udah atulah orang lg ibadah ga usah di ganggu, mereka aja ga ganggu qt,, yg bilang merusak aqidah, iman kalian aja yg lemah," kata @
keiadi****.

"Itu TNI Sama POLISI ngapain diam aja?" kata @raipe****.

"woi pak pol dan tni ngapaian aja loe disitu?" kata @rofrian****.

Setelah viralnya video persekusi tersebut, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, persoalan terkait persekusi ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung, kini telah kondusif.

"Percekcokan antara warga sekitar dengan pendeta dan jemaat yang ada di Desa Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Tulang Bawang telah kondusif," katanya di Bandarlampung, Selasa.

"Pada tanggal 26 Desember 2021 disepakati, dan Pendeta Sopan Sidabutar dengan dibantu jemaat GPI secara sukarela menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan yang menjadi simbol bangunan gereja. Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh perangkat desa, warga masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah setempat," kata dia lagi.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena menambahkan, pihaknya telah melakukan pertemuan antarlintas agama untuk menyikapi persoalan tersebut.

"Sekang sudah aman, tentram, dan rukun. Kita sudah melakukan koordinasi dan pertemuan antar lintas agama," katanya melalui sambungan telpon nya.

Dia melanjutkan pada saat terjadi cekcok, anggotanya saat itu juga turut mengamankan keadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Anggotanya di lokasi mengamankan lokasi lantaran saat itu sedang melakukan proses mediasi.

"Setelah mendapatkan kesepakatan saat itu, masing-masing masyarakat membubarkan diri. Setelah itu anggota kita tetap lanjut untuk pengamanan sampai kegiatan ibadah Natal selesai," katanya lagi. *

Komentar Via Facebook :