Kerugian Negara Capai 600 Juta, Kejari Kepri Tetapkan Kepala Puskesmas Sei Lekop Zailendra Permana Sebagai Tersangka

Dugaan Korupsi Pemotongan Insentif Nakes Covid -19 Oleh 14 Kepala Puskesmas Kepri

Dugaan Korupsi Pemotongan Insentif Nakes Covid -19 Oleh 14 Kepala Puskesmas Kepri

Kejari Bintan Kepri Terima Pengembalian Uang Korupsi Dana Insentif Covid-19 Oleh Kepala Puskesmas

CYBER88 | Bintan - Tidak hanya Juliari Batubara mantan Mensos yang menikmati uang korupsi, kali ini tidak dinyana sebanyak 14 kepala puskesmas di Kabupaten Bintan juga menikmati uang korupsi. Namun karena takut masuk bui, kepala puskesmas tersebut mau tidak mau mengembalikan uang korupsinya.

Uang dugaan korupsi 14 kepala puskesmas itu berasal dari pemotongan dana insentif tenaga kesehatan perorangan COVID-19 senilai Rp 504 juta hingga uang korupsi tersebut diserahkan ke Kejari Bintan. Selasa, (04/01/22).

"Betul, mereka telah mengembalikan secara serentak tanggal 30 Desember 2021," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bintan Fajrian Yustiardi, seperti dilansir dari Antara, Senin (3/1/2022).

Namun demikian, pihaknya masih melakukan sinkronisasi jumlah kerugian negara yang telah dikembalikan para kepala puskesmas itu dengan data dana insentif tenaga kesehatan COVID-19 Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2020-2021.

Fajrian menjelaskan pengembalian kerugian negara tersebut menyusul penetapan Kepala Puskesmas Sei Lekop Zailendra Permana sebagai tersangka dugaan korupsi dana insentif tenaga kesehatan COVID-19 pada 9 Desember 2021.

Tersangka Zailendra juga sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 100 juta dari total kerugian negara sekitar Rp 400 juta, Fajrian menyebut total kerugian negara yang sudah berhasil dipulihkan Kejari Bintan sekitar Rp 600 juta.

"Uang tersebut kemudian disetorkan ke kas daerah melalui Bank Riau Kepri untuk dimasukkan ke APBD Kabupaten Bintan," ungkap Fajrian.

14 puskesmas yang telah mengembalikan kerugian negara ke Kejari Bintan:

-Puskesmas Kijang R p 60 juta,
-Puskesmas Teluk Sebong Rp60 juta,
-Puskesmas Teluk Sasah Rp 50 juta,
-Puskesmas Tanjung Uban Rp 69 juta,
-Puskesmas Kawal Rp71 juta.
-Puskesmas Toapaya Rp 32 juta,
-Puskesmas Tambelan Rp 36 juta,
-Puskesmas Kuala Sempang Rp 32 juta,
-Puskesmas Sri Bintan Rp 13 juta,
-Puskesmas Teluk Bintan Rp 17 juta, -Puskesmas Berakit Rp 31 juta,
-Puskesmas Mantang Rp 14 juta,
-Puskesmas Numbing Rp 7,8 juta,
-Puskesmas Kelong Rp 9 juta. *

Komentar Via Facebook :