Penyaluran BPNT di Desa Tonjong Tasikmalaya Diduga Labrak Permensos No 5 Tahun 2021, AR: Penyalur dapat Dinonaktifkan
CYBER88 | Tasikmalaya – Penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tasikmalaya Jawa barat disinyalir labrak ketentuan yang sebagaimana diatur dalam Permensos no 5 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Sembako. Salah satunya terjadi di Agen atau E-Warong yang berada di wilayah desa Tonjong Kecamatan Pancatengah.
Hal itupun dikeluhkan sejumlah penerima manfaat. Pasalnya, Permensos Sembako ini bertujuan untuk untuk mengembangkan program bantuan pangan nontunai guna memberikan pilihan dan kendali kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Meski demikian, mereka hanya bisa diam dan pasrah dengan aturan yang seolah sudah terbiasa walupun melanggar.
Penyaluran di agen atau E-Warong bernama Bais itu, menurut keterangan salah satu KPM inisial MN warga warga rt 04 rw 05 Dusun Cikubang, bukan hanya dilakukan secara paket sehingga para KPM tak dapat memilih jenis komoditi yang diinginkan. Katanya, komoditi yang diterima pun dinilai tak sesuai dengan nilai uang yang dirapelkan dua bulan yang ada di dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yakni Rp.400 ribu.
MN menuturkan, saat penyaluran BPNT yang dilakukan pada hari Jum'at 24 Desember 2021 lalu, dirinya mendapatkan komoditi sebagai berikut: Beras 20 kg, Telur 2 kg, Kacang tanah 500 gram, Apel Puji 6 buah sekitar kurang Lebih 1 kg, Kentang 2 kg.
Ia merasa heran, dengan jumlah komoditi yang diterima saat itu. pasalnya tiap bulan dengan nilai uang Rp.200 ribu dirinya mendapatkan komoditi berupa beras 10 kg, telor 1 kg, Kacang tanah 500 gram, Apel Puji 1 kg dan kentang 1 kg.
Artinya, ada selisih kekurangan dari biasanya yaitu kacang 500 gram, Apel Puji sekitar 1kg, “Ucap dia pada Cyber88.co.id Rabu (5/1/2021).
Harusnya kan yang kacang yang didapat 1kg dan apel juga kurang, “Sambungnya.
Begitupun dengan kwalitas beras Super SLYP merk MW dengan berat 10 kg per karung, tambah dia, tidak berlebelkan Premium. Sementara dalam harga yang tertera di agen untuk beras premium yakni Rp.12ribu perkilo.
“Kami sebagai penerima manfaat BPNT, berharap kedepannya kwalitas komoditi lebih baik lagi, “Katanya.
Hal serupa disampaikan AN warga rt 20 rw 08 dusun Cikubang yang juga melakukan pencairan di hari yang sama di E-Warong Bais.
Sebagai penerima manfaat, saya kurang mengetahui jelas bagaimana sistem dan mekanisme dalam aturan BPNT. Sehingga, takut salah kalau mau complain dan hanya dapat menerima apa adanya, “Ujar AN.
Ia pun mengatakan di kampungnya ada pendamping PKH sekaligus pendamping BPNT yakni SM yang selalu membantu ketika adanya kesulitan.
Adanya temuan tersebut, SN pemilik E-Warong mengatakan pihaknya sudah berusaha dengan sebaik mungkin dalam penyaluran program BPNT.
Selaku pemilik E-warong saya sudah berusaha melakukan yang terbaik dalam penyaluran BPNT. Semua agen juga sama, “Katanya saat ditemui Cyber88.co.id di rumahnya Rabu (5/1/2022).
Kata dia, semua berpedoman terhadap Pedum, tidak ada yang istimewa. KPM dari Dusun Pamijahan pun tidak ada yang complain.
“Mungkin ini ada salah satu orang yang tidak suka terhadap berdirinya E-warong tambahan, “Ucapnya.
SN mengungkapkan, total keseluruhan KPM yang mengambil komoditi dari agennya berjumlah 813 KPM. Sambung dia, dari dusun Cikubang 366 KPM dan yang sudah dicairkan 147 KPM. Sementara dari Dusun Pamijahan sebanyak 447 yang sudah dicairkan 176 KPM.
Sementara itu, Pemilik CV Maju Waluyo Uc yang merupakan suplayer di agen tersebut mengaku terkait komoditi yang dipaket atau dikemas baik oleh pihaknya atau oleh agen tergantung situasi.
“Untuk yang tanggal 24 desember 2021, karena adanya percepatan dan harus beres penyaluran pada akhir tahun. Maka dikemas oleh CV, “Katanya saat dihubungi melalui sambungan seluler.
Ia menjelaskan, masalah kacang yang berkurang dari biasanya itu karena adanya harga komoditi telur yang melonjak.
“Awalnya untuk komoditi telur saya mundur, karena akan terjadi pengurangan terhadap komoditi lain ketika dipaksakan dengan harga mahal, “Katanya.
Lanjut dia, pada tgl 24 Desember, HET telur dipasar Cikatomas mencapai 33 ribu. Karena HET di daerah itu mengacu kepasar Cikatomas.
Saya sempat menawarkan terhadap agen e- warong Bais untuk mengganti komoditi telur dengan daging ayam, namun pihak agen menolak. Terpaksa malam - malam saya mencari telur, karena harus didistribusikan kepada KPM, “tandasnya.
Menyikapai hal tersebut, AR membenarkan bahwa HET di wilayah Kecamatan Pancatengah sering menginduk kepasar Cikatomas.
Namun perlu diketahui, pada tgl 23 Desember 2021, HET telur di pasar Cikatomas masih pada harga Rp.25 ribu - tertinggi Rp.27 ribu, “Ucap dia sambil memperlihatkan HET pasar Cikatomas.
Selain itu, dengan komoditi beras premium seharga Rp.12 ribu sementara beras di dalam karung tidak ada Label premium, analisa saya, beras tersebut patut diduga beras Medium yang dijual melalui e- warong dengan harga premium, “Ulasnya.
AR pun mengatakan mempunyai bukti, baik photo atau contoh beras yang disalurkan pada tgl 24 tersebut.
Ia mengingatkan, apapun alasannya penyaluran BPNT secara dipaketkan itu tidak benar apalagi terjadi dugaan pengurangan komoditi.
Kata dia, dalam ketentuan, Suplayer maupun agen sebagai penyalur program BPNT yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal 8 Permensos no 5 tahun 2021 dikenakan sanksi administratif berupa penonaktifan sebagai e-warong penyalur Program Sembako.
“Mungkin lebih baik pihak Tim Koordinasi (Tikor) BPNT turun langsung untuk mengecek komoditi beras tersebut sesuai fungsional pengawasan dan kewenangan masing – masing bila perlu pihak Bank pun kali kali memonitoring secara langsung penyaluran BPNT, “Pungkasnya. (Astra)


Komentar Via Facebook :