BARA - JP, Minta Pemda Rohil Normalisasi Sungai
CYBER88 | Ujung Tanjung - Koordinator Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA- JP) Rokan Hilir, meminta agar pemerintah Rokan Hilir lebih aktif untuk melakukan normalisasi sungai di beberapa Desa, seperti Desa Bantaian Baru, Desa Lenggadai Hilir, Desa Lenggadai Hulu, Labuhan Tangga besar dan Labuhan Tangga Kecil. Senin, (11/01/22).

Mengingat desa desa tersebut sering banjir dan tergenang bila saat hujan datang, disebabkan terjadinya pendangkalan sungai disekitar nya oleh sedimen lumpur dan sampah, karena topografi dari beberapa desa tersebut relatif datar dan merupakan areal gambut, seperti Sungai Navigasi di Desa Bantaian Baru dan Sungai Siang yang mengitari Desa Labuhan Tangga besar dan Labuhan Tangga Kecil.
"Dari pengamatan kami telah terjadi pendangkalan dan Drainase cukup buruk akibatnya sungai tidak mampu menampung debit air dari selokan atau parit tertier sehingga bilamana hujan turun sebentar saja maka rumah dan halaman penduduk menjadi tergenang," sebut Jarian, kordinator BARA- JP kepada wartawan, Selasa (11/01/22)
Selanjutnya Jarian menambahkan tata kelola sungai yang kurang baik dimana rumah rumah penduduk menjolok ke arah sungai, sehingga kedepannya untuk normalisasi sungai akan mengalami kendala, sehingga peran Penghu dan Camat sangat diperlukan.
"Sebab menurut kami dengan tidak adanya tata kelola sungai yang baik akan mengakibatkan lingkungan hidup yang kurang baik, perumahan menjadi kumuh dan mengakibatkan timbulnya penyakit seperti penyakit Malaria dan gatal gatal. Maka kami sangat mengharapkan peran dari penghulu, Camat untuk mengusulkan normalisasi sungai dan tata kelola yang baik," sebut Relawan Jokowi dari BARA-JP kepada wartawan dengan penuh harapan untuk solusi penaggulangan banjir.
Sunar Salah satu warga Blok B masyarakat desa Bantaian menyampaikan bahwa selama ini warga sangat terganggu karena selalu banjir disaat hujan dan sungai sekitar cepat sekali meluap padahal hujan baru turun sebentar.
"Kemungkinan karena sungai sudah dangkal oleh sampah, tanah sudah ditumbuhi rumput maka debit air naik dan lahan kami tergenang bahkan sawit kami ada yang mati akibat tergenang air sampai berbulan bulan dan jarang di keruk.
Harapan kami agar pemerintah segera mengeruk sungai supaya air dapat mengalir sebut di Sunar mengakhiri pembicaraan.


Komentar Via Facebook :