Tol Laut dan Kerjasama Transportasi Trisakti Menjadi Pelipur Lara, Ditengah Sebulan Tidak Beroperasinya Pesawat Trigana Air

Tol Laut dan Kerjasama Transportasi Trisakti Menjadi Pelipur Lara, Ditengah Sebulan Tidak Beroperasinya Pesawat Trigana Air

CYBER88 I Maluku Utara -- Untuk meningkatkan pelayanan pada sektor Transportasi, Pemkab Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara kerjasama dengan Universitas Terkemuka di Jakarta yakni Universitas Trisakti pada pekan kemarin. Pemerintah Daerah pun bekerjasama juga dengan Tol Laut di Pelabuhan Desa Malbufa Kecamatan Sanana Utara.

Hal ini rupanya menjadi pelipur lar' ditengah tidak beroperasinya penerbangan pesawat Trigana Air yang sampai kini kontraknya belum juga ditandatangani oleh Bupati Kepsul Fifian Adeningsi Mus

Pihak Trigana Air yang dikonfirmasi media ini mengaku jika sudah sebulan tidak ada penerbangan karena kontrak mereka belum diperpanjang oleh Pemda Sula. 

”Jadwal penerbangan di bandara Emalamo Kota Sanana memang belum ada, tunggu Ibu Bupati tandatangan surat kontrak kerjasama yang baru dulu, baru bisa ada jadwal penerbangan”, cetus pihak Trigana Air Sanana melalui sambungan Telepon, Senin (31/1/22). 

Hal ini kemudian sangat disayangkan banyak pihak, mengingat jalur penerbangan merupakan alternatif, apa lagi saat cuaca ektrem yang mengancam jalur transportasi laut. 

”Sayang sekali, karena jalur penerbangan sebenarnya bukan hanya milik mereka pengguna jasa tranpostasi kelas menengah keatas, namun sudah menjadi kebutuhan semua lapisan masyarakat Sula”, ungkap Sudirman Umawaitina.

Aktivis Anti Korupsi dan Pemerhati Kebijakan Publik di Sula ini mempertanyakan sikap Pemda, terutama Dinas teknis terkait terputusnya kontrak dengan pihak Maskapai Trigana Air. 

”Jalur Tranportasi merupakan salah satu faktor penunjang kesuksesan event nasional Festival Tanjung Waka, namun yang terjadi jalur penerbangan ke Kota Sanana malah terputus”, sesal Dirman.

Lebih jauh Dirman memperingatkan untuk Pemda Sula agar tidak menjadi jumawah, karena untuk Tol Laut itu masih bersifat percobaan, belum permanen. 

”Penting kiranya Pemda Sula memperhatikan layanan masyarakat disektor tranportasi, karena ini penting sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten ini", lanjut Dirman. 

Sementara itu Kepala Dinas/Kadis Pehubungan, Chairul Mahdi yang coba dihubungi media ini belum memberikan tanggapannya sampai berita ini ditayangkan. (Drakel).

Komentar Via Facebook :