Diduga Depresi, Seorang Pria Tukang Dagang Asongan Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi, Seorang Pria Tukang Dagang Asongan Tewas Gantung Diri

CYBER88 | Sumedang -- Warga Dusun Sirah Cikandang 03/01 Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari kabupaten Sumedang dihebohkan diketemukannya seorang warga gantung diri dipintu kamarnya sendiri

"DN (50) seorang tukang ojeg ketika di temui oleh awak media Rabu (2/2) menuturkan cerita kejadian bunuh diri tersebut.

“Menurut sepengatahuan saya orang tersebut tipe orangnya periang tidak kelihatan punya masalah peria yang bernama inisialnya DP, semua tetangga yang ada di lingkungan tidak menyangka bahwa DP, akan menghabisi hidupnya tragis semacam itu, “Tutur dia.

Saat itu istri dan adik korban rencana mau ke Posyandu sekira pukul 11.00 siang hari dengan adik iparnya korban. Setiba pulang dari posyandu adik iparnya terhentak kaget melihat korban sudah tergantung, Lanjut DN.

Semua tetangga sudah pada tau bahwa DP keseharian serta profesinya sebagai tukang dagang asongan musiman, “Imbuhnya.

Menurut DN ia pun sudah biasa kalau mau berangkat aktipitasnya suka naik ojeg kepada saya serta kepada teman- teman saya lainya bahkan kepada ojeg yang lewatpun ia suka di tunggangi, Kata DN.

“Entah kenapa masalahnya DP Saya juga jadi terhentak dan heran saat mendengar dari tetangga dekat korban serta adik iparnya korban dia itu depresi dan prustasi dengan masalah ekonomi, “Herannya.

DN menabahkan, saat di ketemukan oleh saksi pertama adik iparnya korban saat itu adik iparnya pulang dari pos yandu setiba di dekat rumahnya Korba adik ipar korban sudah melihat DP sudah tergantung di kusen pintu kamarnya.

DP lehernya Terikat tali rapia dengan rosleting jaket dengan posisi tergantung di pintu kamar pintu yang berukuran kabar 75 cm dan tinggi 2 m 

Dengan kejadian tersebut berdatanganlah tetangga dan aparat kepemerintahan pun hadir di tempat kejadian ketika hal itu semua orang tak menyentuh, untuk evakuasi korban sehingga kejadian seperti itu harus di tangani oleh pihak polres Sumedang memang begitu prosedurnya 

Tim Reskrim polres juga saat itu datang untuk evakuasi korban serta olah pengembangan kasus kejadian bunuh diri dengan apa motifnya 

Memang pihak dari polres juga membenarkan hal semacam itu kepada masyarakat sehrusnya dan sarankan tanggap kalau kalau ada hal kejadian  seperti itu.

"Sayapun sampai akhir menyaksikan kejadian tersebut sehingga di evakuasi ya korban oleh Tim dari polres, “Jelasnya 

“Namun saya tidak ikut terus menyaksikan sampai di otopsi cuman ada kerabat korbannya yang ikut. Sampai beres dan beberapa saat warga masyarakat menunggu korban di makamkan, “Pungkasnya. (Wawan)

Komentar Via Facebook :