PERTUNI Berlabuh di Selat Sunda
Anak-anak PERTUNI didalam kapal ,dalam acara tadabur alam.
CYBER88 | Cilegon - Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) cabang Kota Cilegon mengadakan kegiatan Tadabbur Alam, pada Minggu, (27/02/2022).
Dengan menggunakan kapal Kirana 9 milik PT Darma Lautan Utama, yang berlabuh melewati Selat Sunda, berangakat dari pelabuhan Merak Banten menuju pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, kemudian kembali ke pelabuhan Merak. Kegiatan ini diikuti oleh 18 anggota PERTUNI, 4 relawan dan 2 orang keluarga dari anggota.
Adik Rifai selaku ketua menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini saat diwawancarai oleh awak media.
“Tujuan diadakanya kegiatan ini adalah untuk teman-teman disabilitas netra, anggota PERTUNI supaya merasakan namanya rekreasi menggunakan kapal laut. Alhamdulillah, dari PT Darma Lautan Utama memfasilitasi dengan kapalnya Kirana 9 dan ada dari media Lugas TV.” Ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Adik juga menyampaikan tanggapanya terkait kegiatan yang diadakan.
“Alhamdulillah kegiatan ini sukses. Ada juga yang belum pernah merasakan naik kapal laut, padahal kita memiliki Selat Sunda, yakni yang memisahkan pulau Jawa dan Sumatera. Alhamdulillah teman teman yang belum merasakan, hari ini dapat merasakannya.” Jelasnya.
Selain ituj ia juga menyampaikan harapan setelah diselenggarakan kegiatan tersebut baik untuk anggota PERTUNI sendiri, maupun penyedia jasa transportasinya.
“Harapan saya mudah-mudahan semua transportasi baik darat, laut maupun udara akses terhadap disabilitas atau ramah disabilitas, khususnya netra. Maka dari itu saya ingin mengenalkan anggota PERTUNI alat transportasi yang ada.” Pungkasnya.
Dari pihak kapal juga menyampaikan tanggapan mengenai kegiatan PERTUNI ini.
“Terimakasih sebelumnya mau ada di KM Darma Lautan Utama. Kehadiran dari teman-teman PERTUNI, saya merasa senang,
Kami kurang lebihnya mohon maaf bila ada kekurangan dalam menyediakan tempat.” Tutur Roni.
Roni mengaku bahwasanya selama ia bergabung di PT Darma Lautan Utama ini baru kali ini ada rombongan dari PERTUNI. Kesan pertama melayani rombongan PERTUNI tentunya menjadi pengalaman dan pelajaran bagi Roni dan crew kapal lainya.
“Saya merasa ada keluarga baru. Kita tidak membedakan dalam pelayanan dari kalangan manapun semua pengguna jasa.” Pungkasnya.
Sulis


Komentar Via Facebook :