Kegiatan Ilog di Kecamatan Sungai Sembilan sudah berskala besar, Kapolres Dumai M Kholid enggan berkomentar bahkan diduga mafia ilog tidak takut APH

Giat Ilog di Kecamatan Sungai Sembilan, Kapolres Dumai Buang Badan

Giat Ilog di Kecamatan Sungai Sembilan, Kapolres Dumai Buang Badan

CYBER88 | Dumai  - Untuk sekedar diketahui, bahwa sampai saat ini kegiatan ilegal logging masih berjalan lancar di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Jumat, (25/03/22).

Gelondongan kayu ilog dan kayu yang akan dilansir di kawasan kec. Sungai Sembilan (ist)

Aneh nya, Kapolres Dumai, AKBP Muhamad Kholid saat dimintai tanggapannya terkait maraknya kegiatan illog di Kecamatan Sungai Sembilan. 

Orang nomor satu di Polres Dumai ini justru terkesan enggan untuk memberikan tanggapan apalagi komentar tentang adanya kegiatan penebangan kayu secara ilegal di wilayah Sinepis dan pengangkutan serta penimbunan kayu bahan jadi di sekitar wilayah Kecamatan Sungai.

Indikasi enggan untuk memberikan tanggapan terkait kegiatan Illog di Kecamatan Sungai Sembilan itu di perkuat dengan tidak adanya tanggapan dari Kapolres Dumai saat di konfirmasi lewat WhatsApp nya nomor 0822 2555 xxxx.

Sementara salah seorang warga Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan ketika diajak bincang bincang terkait kegiatan Illog di Sinepis Wilayah Kecamatan Sembilan mengatakan. 

" Memang waktu itu mereka maksud saya para mafia kayu itu sempat berhenti beberapa bulan. Tapi sekarang mereka sudah beraktivitas kembali.Bahkan sekarang terkesan sudah semakin merajalela. Mereka seakan tidak takut kepada aparat penegak hukum lagi," ujar warga Basilam yang tidak disebut namanya menjawab kru CYBER88.

Bahkan saat disinggung mengenai lokasi hutan sebagai tempat pengambilan kayu balok bulat di sekitar Basilam. Warga yang enggan disebut namanya menerangkan.

" Memang kalau di sekitar sini tidak ada lagi hutan. Makanya menurut cerita para oknum pelaku Illegal loging itu, mereka sudah jauh ke arah lokasi PT Diamond Timber sana ngambil kayu balok bulat. Dan setelah mereka Chainsaw (digergaji, red) menjadi kayu bahan jadi seperti broti dan papan, kemudian mereka langsir ke daerah Teluk Pule dan Basilam menggunakan sarana parit bekoan. Setelah sampai di sekitar Teluk Pule dan Basilam. Kemudian kayu bahan jadi itu dilangsir ke Lubuk Gaung menggunakan mobil dan becak," tutur warga itu mengakhiri perbincangannya dengan cru CYBER88

Informasi lainnya yang berhasil di rangkum cru CYBER88 di lapangan menyebutkan bahwa kegiatan Illog di Kecamatan Sungai Sembilan sudah berskala besar besaran. Hal itu menurut sumber dapat di lihat dari deretan kayu bahan jadi yang sengaja dirakit pala pelaku Illog. (Red/Tim).

Komentar Via Facebook :