Ada Potensi Raksasa Galian C Terpendam di Wilayah Kabupaten Kaur

Ada Potensi Raksasa Galian C Terpendam di Wilayah Kabupaten Kaur

CYBER88 | Kaur -- Kaur adalah sebuah kabupaten yang berada di provinsi Bengkulu, terletak sekitar 250 km dari kota Bengkulu, Kaur mempunyai luas sebesar 2.369,00 km² dan dihuni sedikitnya 135.200 jiwa yang terbagi dalam 3 kelurahan dan 192 desa dari 15 Kecamatan. 

Kabupaten yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 pada tahun 2003 berbarengan dengan kabupaten Seluma dan Mukomuko, Kotanya adalah Bintuhan. Sebelumnya Kaur merupakan bagian dari kabupaten Bengkulu Selatan. Masyarakat kabupaten Kaur banyak bekerja di sektor pertanian, perdagangan, perkebunan, dan perikanan. 

Kabupaten Kaur, memiliki keragaman budaya serta kekayaan alam yang melimpah yang sangat erat kaitannya dengan wisata. Sehingga statis wisata di Kabupaten Kaur menorehkan banyak prestasi. 

Kaur memiliki obyek wisata diantaranya, Wisata Pantai Laguna, Pantai Way hawang, Pantai pengubaian, Pantai Hili, Bukit Daun dan masih banyak wisata indah lainnya.

Tak kalah menariknya wisata di Kabupaten Kaur adalah Wisata Sungai Padang Guci. Padang Guci sendiri adalah salah satu Kecamatan di wilayah Kabupaten Kaur.

Sungai Air Padang Guci ini bermula dari kaki bukit raje mendare yang mengalir melewati wilayah empat kecamatan kabupaten kaur yaitu kecamatan Padang Guci Hulu, Kaur Utara, Padang Guci Hilir dan kecamatan tanjung kemuning.

Dulunya di sepanjang kiri - kanan Aliran sungai ini terdapat ribuan Hektar Sawah yang di miliki oleh masyarakat. Akan tetapi saat ini, lahan persawahan di kiri - kanan Aliran sungai ini telah berubah menjadi  semak belukar dan kebun jagung.

Sedikit sekali masyarakatnya yang masih menanam padi di kiri - kanan sungai ini. Hanya saja, yang masih menanam padi ada dua kecamatan yakni Kecamatan Padang Guci Hulu dan kecamatan Kaur Utara.

Sungai Air Padang Guci ini memiliki Pasir dan Batu yang cukup banyak. Di perkirakan kedalamannya mencapai puluhan meter. Di sepanjang kiri – kanannya terdapat lahan yang luasnya mencapai ribuan hektar. 

Bukan suatu hal yang tidak mungkin bila potensi ini di manfaatkan dengan baik sehingga tentu saja dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kabupaten kaur khususnya. 

Hal ini, tentu saja bisa dilakukan bila semua lapisan berkerjasama dengan baik terutama masyarakat lingkungan, dan pemerintahan kabupaten, Provinsi dan kementrian pusat turun tangan mendorong segala potensi yang ada di alur sungai Padang Guci.

Salah satunya melalui kerjasama dengan perusahaan yang berkelas untuk memanfaat potensi galian C yang ada di sepanjang alur sungai. Hal ini tentunya akan mendongkrak keuangan daerah yang di tahun 2022 ini dana transfer daerah ditaksir hanya berkisar lebih kurang Rp.700 miliar.

Sebagaimana pendapat para pengamat, kemajuan pembangunan suatu kabupaten sangatlah bergantung dengan besaran APBD serta dukungan APBN. (Riko)

Komentar Via Facebook :