Paud Negeri Pembina Kaur Utara Perlu Perhatian

Paud Negeri Pembina Kaur Utara Perlu Perhatian

CYBER88 | Kaur -- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani dan jasmani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Namun tak semua PAUD merasakan fasilitas yang tersedia, sepertinya halnya PAUD Negeri Pembina Kaur Utara yang baru, saat ditemui awak media Cyber88, Seri Wahyuni sebagai Kepala PAUD tersebut mengatakan,

“Gedung Paud ini seharusnya di renovasi dan juga sarana bermain untuk anak-anak sudah tidak ada,” ujarnya. 

Dirinya berharap kedepannya pihak terkait bisa sedikit memperhatikan fasilitas bermain anak, khususnya PAUD Negeri Pembina Kaur Utara.

“Sehubungan sertijab Saya beberapa waktu lalu dengan Kepala PAUD sebelumnya Yulita Warni. Saya hanya menerima satu cap, buku rekening, photo copy NPWP dan NPSN, sementara aslinya belum diserah terimakan pada Saya,” tuturnya.

Sementara aset lainnya berupa surat-surat penting seperti identitas bangunan, ijin operasi dan sebagainya, serta yang belum diberikan pada Saya yakni izin pendirian, Surat Keterangan Hibah, Notaris, NPWP dan NPSN yang asli, jelasnya.

“Saya selaku kepala PAUD yang baru benar-benar bingung, tanpa itu saya selaku kepala PAUD tak bisa berbuat apa-apa,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Irlis Harlisa sebagai bendahara PAUD menuturkan, Saya memang bendahara paud, akan tetapi saya tidak pernah dilibatkan dalam pencairan terkait pendanaan, kecuali pendanaan iuran anak-anak.

Namun demikian Seri Wahyuni minta hal ini tidak perlu dipertanyakan terlalu jauh. Menurutnya ini akan dijadikan sesuatu hal yang harus diperbaiki.

Kedepannya Wahyuni berharap sekolah ini akan mengawali pembentukan generasi penerus yang baik serta mampu menjadi panutan bagi sekolah lainnya.

Ia akan berusaha semampunya Untuk menata kembali apa yang perlu ditata, demi kemajuan taman kanak-kanak yang dipimpinnya. [Riko]

Komentar Via Facebook :