DPC GMNI Bersama MABES N.G.O Pamekasan Memberikan Pernyataan Sikap Untuk Pejual Rokok Elegal

DPC GMNI Bersama MABES N.G.O Pamekasan Memberikan Pernyataan Sikap Untuk Pejual Rokok Elegal

CYBER88 | Pamekasan -- Sejumlah aktivis Pamekasan, Rabu (30/3) Mendatangi Kantor Bea Cukai Madura. Di sana, mereka menyampaikan Pernyataan terhadap pejual rokok illegal.

Dalam orasinya mereka menyampaikan, “Selamatkan Kaum Buruh Home industri Rokok Lokal Dari Fitnah Segerombolan Orang Menyatakan "Merugikan Masyarakat dan Negara".  

“Akhir-akhir ini kita tengah direcoki dengan opini yang cukup meresahkan berkaitan maraknya rokok ilegal yang merugikan Negara, “Katanya. 

Sementara kita tahu Bahwa Ribuan orang masyarakat Pamekasan khususnya menggantungkan Nasibnya untuk Bertahan hidup dan membiayai kebutuhan anak - anak mereka agar tetap Bisa sekolah, telah kita ketahui  bersama bahwa produksi dan transaksi rokok kretek hasil industri rumahan ini memang sangat banyak sekali bahkan sangat massif.

Hal itu merupakan karya kreatif masyarakat dalam penguatan di sektor ekonomi lokal bahkan dari pengrajin Rokok lokal ini mampu mendongkrak pendapatan negara melalui dana DBHC-HT terbukti dari target 300 M dalam setahun menjadi 400 M lebih. Semua ini membuktikan hasil kerjasama Bea cukai madura dengan para pengusaha rokok lokal melalui edukasi dan pembinaan yang sinergis antara Bea cukai bersama pemerintah dengan para pengusaha Rokok lokal. 

Ditengah Pemerintahan sedang sakit karena Covid-19, selama 2 tahun APBN/APBD terbebani karena harus menfokuskan 70% anggarannya untuk penanganan dan penanggulangan covid-19, sehingga harus merefocusing 70% anggaran pembangunan. 

Dalam situasi pandemi yang membuat perekonomian di beberapa daerah menurun drastis, Industri Rokok lokal mampu menyelamatkan Rakyat, menyerap ribuan tenaga kerja, serapan tembakau nantinya juga akan ikut naik dan otomatis Harga beli tembakau juga akan ikut naik, pendapatan emak-emak para pekerja pabrik banyak membantu ekonomi keluarga bahkan juga bisa mebiayai kuliah anak-anaknya. 

Maka dari itu kami atas nama DPC GMNI Pamekasan Bersama MABES N. G. O Mewakili Buruh dan Pabrik Rokok Lokal Kabupaten Pamekasan menyataan sikap: 

1. Mendorong  Pemerintah bersama bea cukai madura  melakukan edukasi terhadap Pabrik rokok lokal guna pempercepat pertumbuhan home Industri lokal sehingga  bisa menyerap  tenaga kerja di wilayah kabupaten Pamekasan dan akan mengurangi angka pengangguran di kabupaten pamekasan.

2. Mendorong Para pengusaha pabrik lokal memperhatikan kesejahteraan para buruh dengan penerapan upah minimum  sesuai dengan aturan. dan menjamin kesehatan para buruh pabrik dengan pembuatan   BPJS ketenaga kerjaan bagi setiap buruh pabrik. 

3. Pemerintah bersama bea cukai madura harus mendahulukan pendekatan persuasive dalam penindakan pabrik rokok yang belum berijin , bukan hanya melihat dari sudut pandang peraturan yang normatif, namun juga dari sudut pandang para Buruh yang menggantungkan nasibnya dari pabrik pabrik tersebut. (Muslim)

Komentar Via Facebook :