Anton Charliyan: Organisasi Islam Tapi Tak Berperilaku Seperti Orang Islam
Redaksi CYBER88 - Saya sebagai Warga Negara Indonesia sekaligus mewakili tokoh budaya dan Agama yang cinta damai, sangat sepakat dengan keputusan tegas Pemerintah, Mendagri, Menag, Menkopolhukam, untuk tidak memperpanjang Izin FPI, karena memang sudah seharusnya Pemerintah mengambil langkah tegas tersebut, kalau menurut kami seharusnya FPI itu dibekukan sejak dari dulu.
Walaupun dirasa sudah agak terlambat, namun kesempatan yg ada sekarang ini jangan disia-siakan lagi, jangan sampai ternina bobokan lagi oleh janji-janji politik dll. karena sudah jelas selama ini kalau mau jujur sejujurnya Ormas FPI ini lebih banyak membuat masalah dan membuat susah Pemerintah dan Rakyat di setiap wilayah di Indonesia, lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya.
Jika kita bayangkan dan tanyakan tentang kesan FPI, yang terlintas dalam benak & hati masyarakat?
Maka sebagian besar akan mengesankan dan menyuarakan bahwa FPI itu yang kerap berbuat : Rusuh, Ribut , Meresahkan, suka Demo, suka main hakim sendiri, suka kroyokan, Razia tempat hiburan, keras kepala, tidak mau kalah, mau menang sendiri, sok paling benar, sok paling suci, bersikap Sara, Intoleran dll. Hal tersebut bisa dilihat fakta-faktanya di media (main hakim sendiri wartawan, pembakaran markas GMBI, Razia-razia tempat hiburan atribut Natal di jakarta, tasikmalaya dst. Ribut bentrok dengan aparat atau masa laiinya.
Selanjutnya ini adalah beberapa pendapat dan kajian dari berbagai sumber bekerjasama sama dengan hasil kajian Wahid Foundation, Stara Institute ; kenapa masyarakat tidak suka dan tidak nyaman dengan keberadaan FPI adalah Sbb :
1. Kelompok masa yang mengatas namakan agama, tapi sering membuat keributan dan kekerasan.
2. kelompok masa yang suka main hakim sendiri, melebihi kewenanganya ( merazia tempat2 hiburan, atribut Natal, menghakimi orang yg tidak sefaham dll. )
3. Kelompok masa yg merasa paling suci dan paling beragama.
4. Kelompok masa yang tidak segan-segan mengkafirkan orang yang lain bila bertentangan dengan kehendaknya, sekalipun seorang ulama besar yang satu agama.
5. Kelompok masa yang akhir-akhir ini pemimpinnya menobatkan diri sebagai Imam Besar, dan terkesan para pengikutnya lebih Mengkultuskan Imamnya sebagai satu-satunya pemimpin yang harus ditaati. Baik dalam kehidupan beragama maupun bernegara, yang mengakibatkan jadi kelompok exlusif, baik dalam beragama maupun bernegara bahkan terkesan membuat Negara dalam Negara.
6. Kelompok yang mengatas namakan agama yang seharusnya mengedepankan Syiar tapi kenyataanya lebih berorientasi kepada Politik Praktis.
7. Kelompok yang selalu mendukung kelompok-kelompok Radikal dan Intoleran termasuk telah berikrar mendukung ISIS dan HTI.
8. Kelompok yg Selalu menyerang kebijakan-kebijakam Pemerintah dengan cara yang cukup Norak.
9. Kelompok ini beranggotakan orang-orang Indonesia, tapi sepertinya lebih bangga dengan adat & budaya timur tengah, termasuk dalam berbahasa, bahkan cenderung membenci adat dan budaya Nusantara. Kasus Campur Racun, menolak Islam Nusantara dll. padahal mereka tinggal tidur, makan di bumi Nusantara.
10. Kelompok masa yang paling rajin menyuarakan dan bersikap Intoleran bahkan menjurus kearah SARA tauhid Agama lain, dan suku keturunan, terutama pelarangan ibadah, dan labelisasi kelompok lain yg dianggap tidak satu paham dengan mereka ( pelarangan ibadah umat Nasrani di Gedung Gazibu Bandung, razia atribut Natal , labelisasi Kafir , Aseng dll.) banyak lagi namun tidak bisa disebutkan semua disini, tapi yang terpenting dari semua itu tujuan utama kelompok ini juga dalam AD- ART nya adalah ingin membentuk NKRI BERYARIAH DG SISTEM NEGARA NYA KHILAFAH.
Ini sudah Jelas-jelas bertentangan dengan ideologi falsafah dan Tujuan Negara kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah Final sejak Kemerdekaan Tahun 1945 yang Otomatis juga Akan bahkan sudah Menolak ideologi Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa.. jadi mau tunggu apalagi dengan keberadaan kelompok ini ??? yang ternyata lebih banyak minusnya dari pada plusnya, yang jelas-jelas sudah membuat Resah bahkan Muak sebagian besar masyarakat Indonesia, Maka dari itu sekali lagi kami semua sebagai masyarakat Indonesia, anak bangsa yang cinta akan NKRI dan Pancasila, yang menginginkan hidup berbangsa dan beragama dengan tertib Aman dan Damai, sangat mendukung upaya dan Kebijakan pemerintah untuk tidak memperpanjang izin FPI bahkan jika perlu membubarkan dan sejaligus menertibkan Ex anggota2nya sampai tuntas, setuntas-tuntas nya.
Maju terus pak Tito, pak Mahfud Md, pak Fahrurozy, jangan Pernah Takut sedikitpun..!! kami semua ada dibelangkangmu, sampai titik darah penghabisan, ini eranya Indonesia maju.. kita semua harus berani maju untuk Indonesia yang lebih aman damai dan sejahtra tanpa adanya Hoax, Fitnah, adu domba dan keributan-keributan yang mengatas namakan Agama, yang selama ini cukup lama telah membuat kami jadi Muak. ( Anton Charliyan / Red )


Komentar Via Facebook :