Dinas Perkim Kab. Kaur Optimis Tuntaskan 5.135 Unit Rumah Tidak Layak Huni 

Dinas Perkim Kab. Kaur Optimis Tuntaskan 5.135 Unit Rumah Tidak Layak Huni 

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kaur:Lenusdin N. ST

CYBER88 | Kaur -- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kaur provinsi Bengkulu menargetkan pembangunan 5.135 Unit Rumah Tidak Layak Huni yang tersebar di 15 Kecamatan segera selesai.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Lenusdin N. ST mengatakan bahwa Dinas Perkim Kabupaten Kaur akan terus melaksanakan rehabilitasi rumah atau bedah rumah.

“Bantuan rumah swadaya tahun anggaran 2022 ini sebanyak 45 Unit yang tersebar di Kecamatan Kinal. Masing - masing unit nilai bantuannya Rp.35.Juta, “Ucap Lenus saat ditemui Cyber88.co.id di ruang kerjanya Senin (11/4/2022) 

Baca Juga :   Potret Kehidupan: DHR, Warga Desa Gedung Wani Kecamatan Kinal Kabupaten Kaur yang Penuh dengan Rasa syukur Meski Hidup dirumah tidak layak huni    

Untuk kedepannya Lenus bertekad, di tahun berikutnya yakni 2023, Dinas Perkim Kabupaten Kaur dapat berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

Sebenarnya hal ini menjadi PR, bagi kita semua dan perlu kami sampaikan bahwa untuk di tahun 2021 yang menjadi kendalanya adalah bidang keuangan. Dinas Perkim Kabupaten Kaur kesulitan dalam memenuhi data yang di khususkan dan yang sudah disahkan oleh Bupati di tahun 2021 sebanyak 5135 Unit, “Jelasnya.

Menurutnya,Jumlah ini tidaklah sedikit Tapi pihaknya akan usahakan untuk meningkatkan melalui dana APBN dan APBD Kabupaten Kaur dan dana alokasi khusus, Karena jumlah RTLH atau rumah tidak layak huni diwilayah kabupaten kaur Cukup pantasis.

Meski begitu, Lenus Optimin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat menuntaskan target yang telah dicanangkan.

Bagi kami ini bukanlah khabar yang bagus tapi bukan pula khabar yang harus kita tutupi. Mungkin ini suatu tegoran bagi para pemimpin untuk tidak terlalu membusungkan dada, karena rakyatnya masih banyak yang butuhkan Uluran tangannya, “Ujarnya

Itu artinya kita masih jauh dari keberhasilan dalam pensejahtraan rakyat kita. Karena kebanggaan seorang pemimpin itu adalah dimana ia dapat melindungi rakyatnya, rakyatnya makmur, sejahtera dan damai, “Pungkas dia (Riko)

Komentar Via Facebook :