Hutang PAUD Negeri Terpadu Kaur pada Seseorang Belum Terselesaikan Menjadi Polemik, Kabid PAUD Mengaku Pusing
Gedung PAUD Negeri Terpadu Kabupaten Kaur yang berada di Jln Taman Bhineka Sinar Pagi Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu
CYBER88 | Kaur – Adanya hutang piutang antara seseorang berinisial W dengan PAUD Negeri Terpadu Kabupaten Kaur yang berada di Jln Taman Bhineka Sinar Pagi Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu yang belum terselesaikan hingga kini menimbulkan kekecewaan.
W Berharap pihak yang bertanggung jawab di TK tersebut dapat segera menyelesaikan persoalan ini supaya tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan.
Ditemui Cyber88 Bengkulu, di ruang kerjanya, Masmidawati membenarkan adanya hutang piutang tersebut. Menurutnya hutang paud lebih kurang sebesar Rp.16.960.000 terjadi pada saat dia belum menjabat kepala PAUD negeri terpadu.
Masmidawati menuturkan sebagai kepala paud terpadu yang baru, ia mau menyelesaikan masalah ini, asalkan ada pihak yang mau bertanggung jawab penuh dengan penggunaan dana BOP yang akan digunakan untuk melunasi hutang Paud Negeri Terpadu.
Saya juga telah meminta pada Bu Susmihartie sebagai kepala PAUD Negeri Terpadu Kaur sebelumnya supaya memberikan rincian penerapan kegunaan dana terhutang PAUD Terpadu pada saya selaku kepala PAUD baru dengan lengkap, “Ucap dia pada awak media, Jum’at (8/4/2022).
Terpisah, Syofni lucy Selaku Kabid PAUD Kabupaten Kaur ketika dikompirmasi terkait masalah hutang PAUD Negeri terpadu di ruang kerjanya mengaku sudah pusing dengan persoalan tersebut.
"Sebenarnya masalah ini sudah membuat kami semua pusing, kami telah lakukan mediasi antara kedua belah pihak, namun sampai saat ini belum juga ada kesepakatan antara kepala PAUD yang di gantikan dan yang menggantikan, “Katanya.
Meski demikian, Syofni menandaskan, pihaknya akan segera memanggil kembali pihak-pihak terkait untuk kembali melakukan mediasi.
“Namun harapan saya selaku kabid PAUD semoga saja hal ini bisa terselesaikan dengan baik serta tidak memiliki dampak buruk khususnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, “Ujarnya. (Riko)


Komentar Via Facebook :