Warga Kampung Gembrong Bangun Jalan Dengan Cara Swadaya, Pemdes Ciadeg Ga Ada Nongol
CYBER88 | Bogor -- Jalan adalah sarana transportasidarat untuk menunjang majunya perekonomian masyarakat di suatu daerah, karna jalan hal paling penting untuk akses masyarakat, untuk keluar masuk dalam menjalankan segala aktifitas.
Oleh karena itu, menyikapi adanya jalan yang belum dibangun, masyarakat Kampung Gembrong Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, bergotong royong bahu membahu membangun jalan dengan cara swadaya.
Menurut masyarakat yang berada dilokasi pekerjaan mengatakan, bahwa apa yang mereka lakukan lantaran jalan ini sangat diperlukan oleh masyarakat, kampung gembrong.
“Bahkan bukan kampung gembrong saja karna jalan ini tembus ke kampung tegal kopi kejalan besar jalan kabupaten, “Ucapnya saat ditemui awak media Rabu (13/4/2022).
Mereka bilang, jalan ini jalan warisan jaman dulu. Sebab dari dulu orang Tegal kopi, orang Babakan, juga sekitarnya kalau mau kepasar Caringin, mau ke Stasiun Maseng, pake jalan ini.
“Sehubungan adanya pembangunan jalan Doubeltrex Bogor Sukabumi, boleh dibilang jalan masyarakat hampir terabaikan cuma untung masyarakat peduli, akhirnya pihak PT KAI memberi jalan dan dibikinkan playover. Tapi masyarakat banyak yang ketakutan lewat playover karna terlalu tajam naik turunnya, “Tuturnya.
Oleh karena itu, tokoh masyarakat, RT, RW, pemuda kompak untuk membuka jalan, kepinggir playove. Walau belum beres namun ada harapan warga kampung gembrong punya akses jalan, “Lanjutnya.
Ketika disinggung pemerintahan Desa Ciadeg sendiri dengan dibangun jalan yang dikerjakan masyarakat sudah memberi bantuan apa..? menurut warga alhamdulilah melihat juga belum apa lagi memberi bantuan.
Ditempat yang berbeda, salah satu tokoh penggiat swadaya masyarakat Kampung Gembrong mejelaskan, bahwa jalan tersebut memang jalan boleh dibilang warisan. Sebab jalan setapak yang asal itu, sudah ada dari jaman dulu.
Karna akses warga Kampung Gembrong adalah jalan itu, saya boleh dibilang seuseupuh disini tahu persis. Karna ada bangunan Doubletrex jalan asal hampir hilang. Dan sekarang sama masyarakat dibangun lagi secara swadaya sangat mendukung, berarti Pemuda, tokoh, RT, RW masyarakat gembrong umumnya tidak mau kehilangan jalan warisan peninggalan orang tua, “Pungkasnya. (Apip)


Komentar Via Facebook :