Ratusan Mahasiswa Lakukan Aksi di Depan Kantor DPRD Sumedang

Ratusan Mahasiswa Lakukan Aksi di Depan Kantor DPRD Sumedang

CYBER88 | Sumedang -- Terkait kelangkaan minyak goreng, kenaikan bahan bakar minyak (BBM), penolakan kenaikan PPN 11% dan penolakan penundaan pemilihan presiden ratusan mahasiswa lakukan aksi di depan kantor DPRD Sumedang, Rabu Siang (13/4/2022).

Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Elemen Mahasiswa Kabupaten Sumedang berkumpul di Islamic Center Kabupaten Sumedang dan melakukan longmarch untuk melakukan orasi di depan kantor DPRD Sumedang.

Aksi mahasiswa tersebut mendapat kawalan dari gabungan dari Kepolisian Polres Sumedang dan Kodim 0610 Sumedang sebanyak 275 Personil.

“Para mahasiswa yang melaksanakan longmarch dari gedung Islamic Center ke gedung DPRD Sumedang, kami kawal dari sisi kiri dan kanan barisan untuk menjamin tidak ada hal yang tak diinginkan," kata Kapolres Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto yang ditemui di lokasi Aski Unjuk Rasa.

“kami mensiagakan sekitar 275 orang personil gabungan dari Polres Sumedang dan Kodim 0610 Sumedang untuk mengawal dan menjaga rekan-rekan Mahasiswa selama menjalankan aksi unjuk rasa demi terciptanya rasa aman bagi para peserta aksi maupun masyarakat sekitar lokasi aksi unjuk rasa," ucap Eko.

Pada aksi unjuk rasa tersebut Mahasiswa memberikan tuntutan kepada pemerintah, yaitu mengecam kebijakan pemerintah atas kenaikan harga minyak goreng premium serta terjadinya kelangkaan minyak goreng curah, menolak kenaikan harga BBM, Menolak kenaikan tarif Pajak, penambahan Nilai (PPN) menjadi 11% dan memastikan tidak terlaksananya perpanjangan masa jabatan Presiden Republik Indonesia 3 periode.

Aksi unjuk rasa tersebut berjalan damai dan tertib serta ditutup dengan pembagian sembako kepada para pedagang kaki lima yang berada disekitar alun-alun Sumedang oleh para Mahasiswa. [Kijadug]

Komentar Via Facebook :