Terkait PAD, HM Haris sebut Pemda Pelalawan tidak memberi Karcis Retribusi Wisata

HM Haris, Eks Bupati Pelalawan Pemilik Objek Wisata Danau Tajwid

HM Haris, Eks Bupati Pelalawan Pemilik Objek Wisata Danau Tajwid

CYBER88 I Pelalawan - Obyek wisata Danau Tajwid Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, merupakan salah satu lokasi tujuan rekreasi, kini dibenahi dengan swadaya pribadi yang dikelola HM Harris mantan Bupati Pelalawan, bersama pihak Adat  Pebatinan Ninik Mamak.

"Memang pada tahun sebelumnya lokasi wisata Danau Tajwid sempat mau dikelola Pemda namun setelah Pemda tidak lagi memasukan nama Danau Tajwid sebagai salah satu destinasi obyek wisata di Kabupaten Pelalawan, maka pihak komponen adat Ninik mamak masyarakat Pebatinan setempat mengelola sendiri demi kemajuan daerah Langgam."

Demikian jelas HM Harris dalam suatu perbincangan dengan CYBER88 di Langgam, Minggu (08/05/22).

Menyinggung rumor, terkait anggaran pembangunan fasilitas rekreasi Danau Tajwid yang disebut berasal dari anggaran Pemda, HM. Harris menjelaskan bahwa Pemda Pelalawan pernah menganggarkan dana pembangunan obyek wisata Langgam, tapi lokasinya bukan di Tajwid, melainkan di bagian sebelah Danau. 

BACA JUGA  Siapakah Pemilik Danau Tajwid Pembangunan Berasal dari APBD, Zukri Misran Yang Pasti Bukan Pemda

Disebutkan, lahan tempat rekreasi wisata Tajwid adalah milik Harris dan kerjasama sebagian milik adat Pebatinan setempat.

"Jadi perlu saya luruskan lokasi yang pernah di danai anggaran APBD itu lokasinya di Jalan Pemda, yang berseberangan dengan Danau Tajwid," ujar mantan Bupati Pelalawan periode sebelumnya.

Ia menceritakan sekilas riwayat lahan /tanah adat, sempat mau diperjual belikan warga Ninik mamak, tapi Harris melarang, sebab keberadaan lahan yang dulu masih rawa, kini cukup bagus untuk ditata sebagai obyek wisata, apalagi kondisi alamnya mendukung.

Sehingga lokasi obyek diatas lahan sekitar 23 Hektar milik Harris dijadikan wisata Danau Tajwid dengan income untuk kesejahteraan Ninik Mamak adat batin. 

Menyinggung pembayaran tarif karcis masuk rekreasi, menurut Harris, cukup terjangkau oleh para wisatawan dari berbagai daerah .

Harris juga mengaku, terkait setoran retribusi wisata Danau Tajwid, pihaknya tidak ada menerima karcis dari Pemda. " Gimana kita mau menyetor retribusi, sementara Pemda tidak memberikan Karcis retribusi wisata. Sehingga pengelola tidak tahu berapa persen setoran retribusi," ucapnya.

Namun pihak pengelola wisata, bersedia menyerahkan pengelolaan retribusi parkir nya ke pihak Pemda Pelalawan.

Komentar Via Facebook :