Jalan Bergelombang di Jl Raya Siliwangi Benda, Makan Korban Jiwa
CYBER88 | Sukabumi - Terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan nasional Sukabumi – Bogor tepatnya di Kampung Benda RT. 01/01 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (21/5) Malam. Satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.
Salah satu warga sekitar mengatakan, di jalan tersebut sudah sering kali terjadi kecelakaan. Kata dia, warga benda sangat mengeluhkan akan kondisi jalan berlobang dan bergelombang di jalan Nasional ini.
Ia merasa heran, meski kerap menimbulkan terjadinya kecelakaan, pihak pemerintah seolah tak merespon.
Menurut Aang, Saksi mata menuturkan, Kecelakaan maut yang terjadi saat Dede asal Bogor yang membonceng istrinya itu mencoba menyalip kendaraan di depannya. Pemotor dengan nopol F 5903 EO itu melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.
“Tergelincir, terus karena posisi penumpang yang di belakang kepala bagian belakangnya terbentur keras kena aspal,” terang Aang, saksi mata dalam insiden itu.
Akibatnya, penumpang yang belum diketahui identitasnya itu meninggal di tempat. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi.
Sementara, menurut, Agus Mulyadi, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, dari Partai Golkar mengaku sudah melaporkan sejak jauh-jauh hari terkait jalan tersebut. Akibatnya, kecelakaan maut kembali terjadi lagi di tempat yang sama sekitar pukul 20.30 WIB hingga memakan korban jiwa lagi Sabtu. (21/05/2022)
“Malam ini, tepatnya di ruas jalan Cicurug-Benda kembali terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Salah satunya disebabkan akibat jalan tersebut bergelombang yang sangat parah,” kata Agus dalam pesan suara yang dikirim ke Cyber 88.Co.Id.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumiyang pernah menjabat ketua DPRD Kabupaten Sukabumi priode 2014-2019 ini menilai, jalan bergelombang diindikasi karena tingginya mobilitas truk angkutan barang over tonase alias overload.
“Saya bisa pastikan, jika jalan ini bergelombang akibat truk Aqua maupun truk pasir yang melebihi kapasitas muatan,” kata Agus.
Oleh sebab itu, dirinya meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi untuk segera melakukan tindakan tegas tentang persoalan ini.
“Tolong untuk dinas segera turun kelapangan dan lakukan tindakan tegas bagi kendaraan yang melebihi tonase. Termasuk, minta tanggung jawab kepada perusahaan-perusahaan akan perbaikan jalan secepatnya,” tutup Agus. (AR)


Komentar Via Facebook :